KAHMI: Pernyataan Saut Situmorang Hina Kader HMI

Suara Bojonegoro     Senin, Mei 09, 2016    

Reporter : Sasmito Anggoro

suarabojonegoro.com - Saut Situmorang, Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia, telah melakukan  
generalisasi bahwa kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) yang sudah mengikuti Latihan Kader (LK I) melakukan korupsi.

Hal ini berdasarkan pernyataan Saut Situmorang, pada Hari Kamis tanggal 5 Mei 2016 pukul 19.00 WIB dalam sebuah program “Benang Merah” yang disiarkan secara langsung melalui stasiun Televisi tvOne, “Saya selalu bilang kalo di HMI minimal dia ikut LK 1…iya kan? Lulus itu…yang anak-anak Mahasiswa itu, pinter!!! Tapi begitu dia menjabat jadi jahat, curang, greedy (serakah)…” (selengkapnya bisa dilihat melalui Link YouTube di “Benang Merah – HARGA SEBUAH PERKARA #2” pada menit ke 7:48 sampai 8:12) https://www.youtube.com/watch?v=kSahsQHbOf0.

Jelas bahwa pernyataan Saut Situmorang merupakan pernyataan yang tidak hanya ditujukan kepada HMI secara institusi, melainkan juga kepada seluruh kader-kader HMI sebagai diri pribadi, yang tentu saja telah menjatuhkan harkat dan martabat setiap kader HMI di seluruh Indonesia.

Pernyataan Saut Situmorang tentang HMI sangat tidak etis dilakukan. Seyogyanya sebagai pejabat publik dia tidak mengeluarkan pernyataan apalagi di media massa yang menyinggung organisasi atau kelompok tertentu. Pengaitan pelaku kejahatan khususnya korupsi dengan organisasi apalagi keagamaan sangat berbahaya, sehingga akan dapat menimbulkan gesekan yang dapat menganganggu stabilitas.

Sesungguhnya generalisasi tentang kejahatan harus berada dalam ranah kejahatan itu sendiri. Apalagi jika organisasi atau kelompok itu bersifat keagamaan seperti HMI, yang secara jelas bahwa HMI sebagai institusi dan organisasi yang menyiapkan kader ummat dan kader bangsa, dan terbukti telah terlibat secara aktif dalam sejarah panjang perjuangan negeri ini sejak tahun 1947. HMI sebagai organisasi mahasiswa tertua dalam republik ini, tentu saja memiliki peran besar terhadap pembangunan bangsa, ini bukan hanya dari segi kualitas maupun kuantitas yang telah melahirkan kader-kader intelektual sebagai pemikir dan pemimpin di setiap etape generasi.

Untuk itulah Majlis Daerah KAHMI Kabupaten Bojonegoro merasa perlu secara resmi menyampaikan pernyataan sikap terhadap pernyataan Saut Situmorang sebagai berikut:

1. Penyebutan HMI dalam konteks pembicaraan Saut Situmorang telah merugikan nama baik HMI lantaran melakukan generalisasi bahwa kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) yang sudah mengikuti Latihan Kader (LK I) melakukan korupsi.

2. Pernyataan tersebut sangat tendensius dan merupakan pembunuhan karakter serta mendeskreditkan HMI.

3. Pernyataan tersebut sangat tidak pantas dilakukan oleh pejabat publik selaku aparat penegak hukum.
Oleh karenanya, Majlis Daerah KAHMI Kabupaten Bojonegoro menuntut sebagai berikut:

4. Saut Situmorang harus memberikan klarifikasi secara mendetail maksud dan tujuan pernyataan generalisasi bahwa kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) yang sudah mengikuti Latihan Kader (LK I) melakukan korupsi.

5. Saut Situmorang harus minta maaf kepada HMI dan alumni HMI melalui media massa cetak dan elektronika nasional selama 5 hari berturut-turut,

6. Saut Situmorang harus bertanggung jawab atas pernyataan generalisasi dengan menunjukkan sikap bijak sebagai pejabat publik, bersedia mundur dari jabatan pimpinan KPK. (Ang*)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .