Korlap Aksi Tolak Komunisme, Berorasi Ingatkan Kekejaman Sejarah Gerakan PKI

Suara Bojonegoro     Kamis, Mei 19, 2016    

Reporter : Nella Rachma

suarabojonegoro.com - Secara bergantian Koordinator Aksi Damai penolakan terhadap paham Kominisme atau PKI (Partai Komunis Indenesia) melakukan orasi tentang kekejaman PKI, dan mengingatkan kembali sejarah pergerakan PKI di Indonesia, dihalaman kantor DPRD Bojonegoro, Kamis (19/5/16).

Mereka juga menyampaikan tentang ucapan ucapan para tokoh PKI DN Aidit, bahwa PKI tidak akan mati, dan hal itu harus menjadikan kita waspada, "Karena PKI sudah mulai masuk ke Elemen elemen masyarakat," Kata Gatut Amangsari salah satu Korlap daro Satkorcab Banser Bojonegoro.

Selain itu adanya gerakan gerakan paham komunisme yang ditengarai melalui lembaga pemerintahan dan oknum oknum pemerintahan harus juga menjadi kewaspadaan Masyarakat semua.

"Banyak juga organisasi, paham paham yang menamakan agama, namun ingin merusak pancasila, maka harus tetap kita tolak dan dibubarkan," Tambah Gatut Amangsari.

Mereka juga meminta jangan sampai Gerakan PKI pada tahun 1965 terulang kembali pada masa sekarang, karena akan dapat merusak persatuan dan kesatuan bangsa yang ber falsafah dasar Pancasila.

Sekitar 840 Masyarakat melakukan aksi damai Bela Negara dalam rangka  penolakan terhadap kebangkitaan PKI, terdiri dari Unigoro (Universitas Bojonegoro), PD Muhammadiyah, Satkorcab Bamser Bojonegoro, PC Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah, PD Tapak Suci Putra Muhammadiyah, Margaluyu 151, Kwarda Hisbul Wathan, dan Gerakan Muda FKPPI. (Ney/Red)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .