Nasib Seorang Guru SD Terpencil Yang Nyaris Diperkosa

Suara Bojonegoro     Rabu, Mei 04, 2016    

Reporter : Nella Rachma

suarabojonegoro.com - Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro selaku yang membidangi kepegawaian kemaren 04/05 mendatangi UPT Pendidikan Kecamatan Sekar untuk menanyakan terkait salah satu pegawai negeri sipil (PNS) asal Kecamatan Kalitidu yang trauma akibat hendak diperkosa oleh pria yang tidak dikenal saat pulang mengajar dari sekolah dasar (SD) terpencil di Kabupaten Bojonegoro. Rabu (05/05/2016)

"Ibu guru tersebut dilaporkan tidak mengajar selama 1 bulan karena mengalami trauma akibat hendak diperkosa ditengah hutan saat pulang mengajar," kata wakil ketua komisi A DPRD Bojonegoro, Anam Warsito.

Menurutnya, berdasarkan dari keterangan UPT bahwa perempuan berumur 32 tahun tersebut mengajar di salah satu SD Desa Bobol Kecamatan Sekar Bojonegoro. Untuk menempuh sekolah tersebut sang guru harus berjalan kaki kurang lebih 2 sampai 3 kilometer dengan medan tengah hutan dan jalan yang sepi.

"Karena keadaan medan perjalanan seperti itu yang membuat seseorang ingin berbuat jahat. Namun guru berhasil melarikan diri namun tetap mengalami trauma," tambahnya.

Lebih lanjut, tujuan pihaknya mendatangi UPT adalah untuk meminta agar guru yang mengajar di tempat terpencil kususnya guru pengajar perempuan agar mendapat pengamanan dan perlindungan agar kemudian kejadian tersebut tidak dialami oleh guru lainnya.

"Hal tersebut harus diberikan untuk menjaga keselamatan guru kususnya guru perempuan," tandasnya. (Ney/Red) Foto : Ilustrasi Pemerkosaan

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .