P3A Bojonegoro, Akan Dampingi Korban Kejahatan Seksual Di Baureno

Suara Bojonegoro     Senin, Mei 16, 2016    

Reporter : Sasmito Anggoro

suarabojonegoro.com - Pusat Perlindungan Perempuan dan Anak (P3A) Bojonegoro akan melakukan pendampingan terhadap Korban Kejahatan Seks Dibaureno yang berdampak pada hamilnya korban setelah terkena bujuk rayu pelaku yang ternyata sudah beranak istri.

"Kita akan lakukan pendampingan pada korban, hari ini korban akan diperiksa di Polsek Baureno," kata Divisi Advokasi P3A Kabupaten Bojonegoro, Ummu Hanik, Senin (16/5/16).

Menurut Ummu Hanik, kejadian kejahatan seksual dengan cara bujuk rayu ini sudah kerap sekali terjadi, sehingga korban berujung mengalami hamil, dan rencananya nanti korban juga akan dibawa ke rumah aman guba melakukan tindakan pengamanan selanjutnya dan mengembalikan mental korban.

"Apalagi korban sedang hamil, harus butuh perhatian dan juga pengawasan, karena pemikiran korban juga pasti labil," Tambah Ummu Hanik.

Sebelumny, Gadis remaja sebut saja Mawar (17) salah satu pelajar Madrasah Aliyah, di Baureno, Bojonegoro  terpaksa harus telat datang bulan karena diduga hamil 18 Minggu, setelah disetubuhi oleh seorang Pria yang mengaku Perjaka, namun sudah beristri, AM (31) warga Desa Sembunglor, Kecamatan Baureno, Bojonegoro.

Pelaku ini mengajak Korban melakukan persetubuhan layaknya suami istri sebanyak dua kali, dengan cara membujuk korban dengan mengaku perjaka dan akan menikahi korban, mengetahui anaknya hamil, kemudian orang tua korban mencari pelaku. (Ang*)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .