Pasar Tradisional Yang Tak Pernah Mati

Suara Bojonegoro     Jumat, Mei 13, 2016    

Kontributor : Satrio Adji Pamungkas

suarabojonegoro.com - Pasar adalah Pusat ekonomi kerakyatan baik tingkat bawah, menengah atau tingkat atas, disinilah perputaran uang selalu terjadi dalam setiap harinya. Salah satunya adalah pasar tradisional, yang ada di Kecamatan/Kota Bojonegoro.

Pasar Tradisional Kota Bojonegoro ini tak pernah mati, entah kapan memulainya, karena dalam setiap waktu pagi, siang, malam, petang, sore, hingga dini haru selalu saja ada pedagang yang menjajakan dagangannya mulai dari stand yang ada didalam pasar maupun membuka lapak didepan pasar.

Pagi hingga siang indentik dengan stand yang dibuka oleh para pemiliknya, kemudian sore masih ada lapak lapak yang disekitaran pasar dan juga barang barang dagangan yang datang dari pengepul. Malam harinya para penjual kue basah, sayur dan buah juga menawarkan daganganya dilokasi parkir depan pasar. Dan mulai pukul 11.00 WIB para pedagang dan pembeli sudah mulai bertransaksi dipasar ini.

"Selalu ada yang buka dipasar ini, mulai dari penjual kue saat malam, dan juga buah serta sayuran," Kata Parla, salah satu pedagang dipasar tradisional Kota Bojonegoro.

Bahkan jika dini hari transaksi mulai pedagang pengepul dan pembeli memenuhi pasar ini, bahkan lokasi parkir harus memanjang keluar lokasi pasar.

"Aktifitas tak pernah berhenti selalu ada yang datang membeli dan selalu ada penjual yang membawa dagangannya," Lanjut Parlan.

Kue basah juga menjadi daya tarik tersendiri saat malam, berbagai jenis kue juga disuguhkan, tinggal pembeli mau pilih yang mana, begitu juga dengan buah buahan serta sayur mayur yang masih segar untuk dimasak pada pagi hari.

Biasanya yang memborong kue dan sayur ini adalah pedagang belanjaan dengan menggunakan rengkek yang datang dari Luar Bojonegoro, seperti kapas, Kalitidu, Dander, bahkan dari beberapa wilayah Kabupaten Tuban, Seperti Soko, Parengan dan Rengel. (Adjie/Red)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .