PC PMII Prihatin, Beras Kompensasi EMCL Tak Layak Konsumsi

Suara Bojonegoro     Senin, Mei 16, 2016    

Reporter : Nella Rachma

suarabojonegoro.com - Beras kompensasi yang diberikan oleh EMCL kepada masyarakat atau warga sekitar pengeboran Migas di Perusahaan EMCL mendapat sorotan dari Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Bojonegoro.

Keprihatinan PMII disampaikan oleh Ketua Umum PC PMII Bojonegoro, Ahmad Syahid. Pihaknya sangat empati terkait pola pemberian beras kompensasi oleh Perusahan EMCL kepada warga sekitar pengeboran yang tidak layak untuk dikonsumsi.

"Seharusnya beras sebelum didistribusikan kepada warga harus di cek terlebih dahulu, layak kah untuk dikonsumsi. Ini bukan urusan memberi, tapi melainkan tanggung jawab perusahaan yang harus dipenuhi. Jadi harus sesuai standard kelayakan untuk dikonsumsi,".

Pihaknya sering mendapat laporan dari warga bahwa beras yang diberikan oleh Perusahaan sering telat, bahkan tidak layak untuk dikonsumsi. "Masyarakat punya hak untuk hidup layak dan sehat, jadi jangan seenaknya sendiri dalam menjalankan tanggung jawab perusahaan. Masak sekelas Perusahaan Internasional memberikan beras kok berkutu dan tak layak konsumsi. Kami sangat prihatin atas ini. Pemerintah seharusnya hadir disini, dalam mengontrol kebijakan dan penerapan Tanggung jawab perusahaan".

PMII berharap ini menjadi pelajaran bagi Perusahaan, bahwa ini bukan serta merta memberi, melainkan kewajiban perusahaan dalam menjalankan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (TJSP). Sehingga harus diperhatikan lagi bantuan yang diberikan kepada masyarakat.

"Evaluasi dari PMII, Selain kualitas beras pemberian yang perlu diperhatikan, bantuan-bantuan lain harus tepat sasaran. Antara kebutuhan dan keluhan warga. Jangan membudayakan konsumtif masyarakat. Segi pemberdayaan, kesehatan dan lingkungan sangat butuh dioptimalkan,” pungkasnya di Kantor PC PMII Bojonegoro, Jalan Pondok Pinang No. 2 A Bojonegoro. (Ney/Red/Lis)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .