Penambangan Pasir Ilegal Diduga Milik Mantan Calon Bupati Bojonegoro

Suara Bojonegoro     Kamis, Mei 26, 2016    

Reporter : Nella Rachma

suarabojonegoro.com - Suarabojonegoro.com - Kepolisian Resort (Polres) Bojonegoro bersama Komando Distrik Militer (Kodim) 0813 Bojonegoro, Satuan Polisi Pamong Praja Pemerintahan Kabupaten Bojonegoro dan Polisi Militer (PM) kemaren 25/05 melakukan inspensi mendadak (sidak) di dua lokasi penambangan pasir darat secara ilegal di Desa Prangi dan Desa Tebon Kecamatan Padangan.

Namun ternyata dari hasil sidak terdapat satu titik penambangan pasir secara ilegal yang diduga dikelola oleh salah satu mantan  anggota DPRD Bojonegoro dan mantan Calon Bupati Bojonegoro periode 2013-2018. Kamis (26/05/2016)

Orang tersebut yaitu SA yang juga ditengarai dengan menggunakan CV Tipas Group, yang bekerja sama dengan pihak desa mengelola penambangan pasir darat secara ilegal diatas lahan perorangan dan pemerintah (solo valley) Desa Prangi Kecamatan Padangan sedangkan untuk yang berada di Desa Tebon dikelola oleh orang luar daerah yaitu Kabupaten Blora.

Dari hasil razia tersebut, pihak yang berwenang langsung mengamankan tempat kejadian perkara dan menyita barang bukti berupa dua unit exavator dari dua lokasi, satu unit truk, satu diesel untuk menaikan pasir dan mengamankan operator sekaligus pekerja yang saat itu berada dilokasi.

Kapolres Bojonegoro, AKBP Wahyu Sri Bintoro akan terus mendalami kasus tersebut dan semua pihak yang terlibat.

"Akan kami dalami lagi, informasi sepihak memang salah satu pertambangan pasir darat miliknya (SA), dan Akan kami panggil," kata Kapolres Bojonegoro AKBP Wahyu Sri Bintoro. (Ney/Red)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .