Penambangan Pasir Mekanik Digerebek Polisi, 3 Terlapor Melarikan Diri

Suara Bojonegoro     Senin, Mei 23, 2016    

Reporter : Sasmito Anggoro

suarabojonegoro.com - Satuan Reserse dan Kriminal (Reskrim) Polres Bojonegoro melakukan penggerebekan terhadap penambangan pasir dengan menggunakan mekanik
Pada hari senin tangal 23 mei 2016 jam 07.00 WIB, di Sungai Bengawan Solo yang turut Desa Mayangrejo kecamatan Kalitidu kabupaten Bojonegoro.

Kasubag Humas Polres Bojonegoro, AKP Suyono, menerangkan bahwa penggerebekan petugas Sat reskrim ini berawal dari informasi dan laporan dari masyarakat, dan kemudian Polisi langsung melakukan penyelidikan dilokasi.

"Setelah diselidiki ternyata benar ada kegiatan penambangan pasir dengan menggunakan mekanik," jelas Kasubag Humas AKP Suyono.

Setelah dipastikan kebenaranya petugas langsung mendatangi lokasi penambangan pasir yang diduga ilegal ini dan mengamankan  barang bukti berupa 3 buah desel dan 3 buah karet player, yang kemudian dibawa ke Polres Bojonegoro.

"Petugas juga mengamankan 11 unit truk pengangkut pasir beserta sopirnya untuk dimintai keterangan," Tambah AKP Suyono.

Namun dalam penggerebekan tersebut, 3 orang terlapor yang diduga pemilik ppenambangan pasir mekanik tersebut diantaranya adalah DW, warga Desa Mayangrejo kecamatan Kalitidu, GD warga Desa Mayangrejo kecamatan Kalitidu dan warga Desa Mayangrejo kecamatan Kalitidu masih belum tertangkap dan diduga melarikan diri.

Ditambahkan oleh Kasubag Humas Polres Bojonegoro bahwa ketiga terlapor ini diduga melakukan penambangan pasir dengan mekanik tanpa ijin dan diduga melanggar pasal 158 UU RI nomor 4 thn 2009 tentang pertambangan. (Ang*)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .