Petani Mojodelik Minta Kompensasi Rp 500 Ribu Per Meter

Suara Bojonegoro     Rabu, Mei 25, 2016    

Reporter : Nella Rachma

suarabojonegoro.com - Hari ini pihak petani beserta pemerintahan desa (Pemdes) Mojodelik Kecamatan Gayam akan menggelar kembali pertemuan bersama PT Permbangunan Perumahan (PP) dengan agenda jawaban dari pihak perusahaan atas permintaan petani yang merasa dirugikan atas proyek pengurukan pedel yang melebihi batas bahu jalan hingga menutupi jalur irigasi petani. Rabu (25/05/2016).

"Iya, hari ini agendanya ada pertemuan kembali untuk waktu dan tempat Bu Kades Mojodelik yang menentukan," kata Humas PT Pembangunan Perumahan (PP) Sayuti Wahyuni saat dikonfirmasi melalui telephone genggamnya.

Dirinya, membenarkan nantinya akan termasuk membahas permintaan kompensasi dari petani atas kerusakan lahan akibat pengurukan pedel yang dilakukan oleh perusahaan.

"Untuk permintaan petani sendiri ganti rugi sebesar Rp 500 ribu/meter," tambahnya.

Apakah nantinya perusahaan akan memberikan ganti rugi, Yuni enggan menjawab karena menurutnya nanti hal tersebut baru akan dibahas saat pertemuan dengan Pemdes setempat beserta petani yang merasa dirugikan.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, pada hari Sabtu 21/05 sebanyak kurang lebih 20 petani Desa Mojodelik, Kecamatan Gayam, Bojonegoro, Jawa Timur melakukan blokir jalan menuju lokasi proyek Gas Jambaran Tiung Biru (J-TB) sebagai bentuk protes atas pekerjaan pengurukan pedel oleh kontraktor yang melebihi batas bahu jalan hingga menutup jalur irigasi sampai akhirnya petani tidak bisa mengairi lahan sawah.

PT Pembangunan Perumahan (PP) adalah kontraktor proyek gas unitisasi jambaran tiung biru dalam pengerjaan sipil yaitu pembangunan akses jalan dan jembatan. (Ney/Red)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .