Program Pemkab Masih Dianggap Kurang Membumi

Suara Bojonegoro     Sabtu, Mei 14, 2016    

Reporter : Sasmito Anggoro

suarabojonegoro.com - Disebut sebagai Kabupaten miskin dengan urut ke 9 se Jawa Timur, banyak mendapatkan tanggapan diberbagai kalangan, meskipun ada pengurangan angka kemiskinan dari peringkat 3 menjadi 6 hingga 9, dalam kemimpinan Bupati Suyoto.

Choirul Anam, Ketua Fraksi PPP (Partai Persatuan Pembangunan) Di lembaga DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) Bojonegoro mengungkapkan bahwa apa yang dicanangkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, masih kurang membumi. "Artinya masih banyaj Program yang kurang merakyat," Jelas Mas Irul, Panggilan Akrab Choirul Anam, Sabtu (14/5/16).

Dikatakan oleh Anggota Komisi C DPRD Bojonegoro ini bahwa Program program pembangunan besar dan  tertentu hanya ada di Bojonegoro kota, dan pelaksanaanya kurang ke desa desa.

Pemerataan program pembangunan, dapat diharapkan bisa dirasakan terhadap masyarakat pedesaan, sehingga jika sebuah program pembangunan besar terdapat di pedesaan maka, hal itu akan sangat berdampak bagi masyarakat Desa.

"Seharusnya Program pemerintah untuk diratakan sehingga dapat dirasakan oleh masyarakat banyak, sebagai dampak peningkatan ekonomi," Kata Mas Irul.

Ditambahkan pula, olehnya sampai saat ini yang tampak hanya program paving, dan paving tidak mampu bertahan, lalu sekarang justru diganti beton cor. (Ang*)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .