60 Hektar Tanaman Padi Tergenang Air

Suara Bojonegoro     Rabu, Juni 22, 2016    

Reporter : Sasmito Anggoro

suarabojonegoro.com - Tingginya air sungai Begawan Solo yang mencapai siaga I Senin 20 juni 2016 kemarin, sempat meluap diarea persawahan milik petani di tiga Desa Kecamatan Baureno, dampaknya, tanaman padi yang baru berusia 1 hingga 3 minggu harus tenggelam oleh air luapan sungai Begawan Solo.

Disampaikan salah satu anggota Tagana (Tanggap Penanggulangan Bencana) Kecamatan Baureno Mukafi, bahwa Air luapan Sungai Begawan Solo ini menggenangi Tanaman padi di Desa Kalisari, dan sebagian di Desa Tanggungan dan Desa Lebaksari.

"Kondisi air mulai semakin surut hari ini, namun di Desa Kalisari masih banyak yang tergenang air," Kata Mukafi, Rabu (22/6/16).

Sementara itu beberapa petani yang lahan pertaniannya dan sudah ditanami padi tenggelam oleh air merasa resah dan khawatir jika air tak segera surut, karena berdampak bagi kerusakan tanaman padi yang masih muda, dan akhirnya Petani bisa merugi.

"Kalau air tak segera surut tanaman padi bisa membusuk, dan kita harus tanam ulang, tapi kami berharap air segera bisa surut," Terang Lutfi salah satu Petani asal Lebaksari. (Ang*)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .