Air Begawan Solo Sempat Meluap, Genangi Tanaman Jagung Di Kanor

Suara Bojonegoro     Senin, Juni 20, 2016    

Reporter : Iwan Zuhdi

suarabojonegoro.com - Tinggi muka air (TMA) Bengawan
Solo sejak sore menjelang petang tadi terus berangsur-angsur surut. Status Tinggi Muka Air Bengawan Solo pada papan duga TBS Bojonegoro Kota, kembali masuk pada status siaga normal atau di bawah siaga. Status siaga hijau di Bojonegoro Kota hanya bertahan selama 6. Meskipun hanya bertahan beberapa jam, air dari luapan Bengawan Solo ini sudah merendam tanaman jagung di wilayah Kecamatan Kanor.

"Sempat merendam tanaman jagung di Desa Kabalan dengan luas tlatah yang di tanami jagung 37 Ha, yang terendam sekitar 70%," terang Petugas Penyuluh Lapang (PPL) Kecamatan Kanor, Ishak Riyanto. Senin (20/6/16) malam.

Dikatakan oleh Supardam Ketua kelompok tani Budidaya Desa Kabalan, luapan air bengawan solo meski hanya bertahan beberapa jam dengan status siaga satu, sudah merusak atau menggangu pertumbuhan tanaman jagung di wilayah sekitar.

"Ini yang sempat terendam baru berumur sekitar 45 sampai 60 hari," katanya kepada suarabojonegoro.com.

Dari data yang dihimpun, situasi Bengawan Solo pada posisi di bawah siaga. Pada pukul 18.00 WIB TMA wilayah karangnongko TMA 26,25 pheilschall dengan status siaga normal (SN -), TMA wilayah TBS Bojonegoro 12,90 pheilschall dengan status siaga normal (SN -). (Wan/Red).

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .