Biro Konsultasi Hukum & LBH Unigoro, Cermati Dulu Sebelum Posting di Medsos

Suara Bojonegoro     Jumat, Juni 24, 2016    

Reporter : Iwan Zuhdi

suarabojonegoro.com - Beberapa hari lalu Pengadilan Negeri Bojonegoro menggelar sidang putusan atas kasus pencemaran nama baik melalui medsos dengan terdakwa KZ.

Dalam sidang tersebut, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Dekry Wahyudi menuntut terdakwa dengan pasal 45 ayat (1) junto pasal 27 ayat (3) Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara dan denda maksimal Rp 1 miliar.

Menggapi kasus yang terjadi baru pertama kali di Kabupaten Bojonegoro tersebut, Ketua Biro Konsultasi dan bantuan Hukum Unigoro, Muhammad Mansur, mengungkapkan dari kasus tersebut, Ia berharap bahwa bagi pengguna internet agar berhati-hati dalam penggunaannya.

"Harus hati-hati dalam membuat status atau memuat sesuatu, jangan sampai merugikan orang lain yang berakibat akan adanya aduan dari pihak yang merasa dirugikan," harap pria yang juga ketua DPC Peradi Eks Se Karesidenan Bojonegoro itu. (Wan/Red)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .