BKBH Unigoro Berharap Pelaku Penculikan di Hukum Mati

Suara Bojonegoro     Kamis, Juni 30, 2016    

Reporter : Sasmito Anggoro

suarabojonegoro.com - BKBH Biro Konsultasi dan Bantuan Hukumn Fakultas Hukum Unigoro (Universitas Bojonegoro) yang berada dijalan Lettu Soejitno Bojonegoro, akan melakukan pendampingan terhadap para korban penculikan yang dilakukan DP (30) waga jalan Kapten Ramli Kelurahan ledok Kulon, Kecamatan/Kabupaten Bojonegoro.

Hal itu disampaikan oleh Ketua BKBH Unihoro Mohammad Mansur kepada suarabojonegoro.com, dengan pertimbangan kondisi korban dan juga untuk membantu menegakan keadilan terkait korban korban kekerasan dan juga asusila terhadap anak, Kamis (30/6/16).

"Kami berharap agar pelaku penculikan dihukum Mati, karena tindakan pelaku ini adalah tindakan biadap yang merusak masa depan anak anak," Kata Mohammad Mansur.

Pria yang juga Ketua Peradi (Perhimpunan Advokad Indonesia ini menjelaskan dasar Harapan agar pelaku dijatuhi hukuman mati, karena apa yang telah dilakukan oleh Pelaku terhadap korban, tidak hanya sekedar penculikan, tapi juga tindakan kejahatan seksual dan asusila.

"Jika dibiarkan kekhawatiran akan mengembang dan tumbuh pelaku pelaku lainnya," tambahnya.

Sehingga akademisi dan juga Dosen Fakultas Hukum Unigoro ini sangat berharap tidak ada keringanan hukuman bagi pelaku penculikan anak, apalagi setelah penyidik mengembangkan kasus ini, ditemukan ada 11 TKP (Tempat kejadian perkara) penculikan terhadap anak di Bojonegoro.

Pelaku DP ini sempat meresahkan warga Bojonegoro dengan melakukan penculikan terhadap anak anak gadis di Bojonegoro dengan motif untuk menguji ilmu hitam yang dia miliki, dan pelaku ini juga menyetubuhi korbannya yang dibawa ke Hotel.

Pelaku ditangkap tim Buser Polres Bojonegoro beberapa waktu lalu di wilayah Semarang, Jawa Tengah. Selain pelaku Polisi juga berhasil mengamankan barang barang milik korban yang dijual oleh pelaku untuk kepentingan Pelaku. (Ang*)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .