Dewan Minta Pemkab Tidak Tebang Pilih Dalam Memberi Pelayanan

Suara Bojonegoro     Jumat, Juni 03, 2016    

Reporter : Nella Rachma

suarabojonegoro.com - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro pagi tadi menggelar rapat kerja terkait pelayanan publik di Bojonegoro salah satunya terkait pelayanan perizinan dengan Badan Perizinan Pemkab Bojonegoro. Jumat (03/06/2016).

"Kita mengevaluasi kinerja pelayanan publik di Bojonegoro, ada satu pelayanan yang dianggap tebang pilih," kata wakil ketua komisi A DPRD Bojonegoro, Anam Warsito.

Menurutnya, pelayanan yang dianggap tebang pilih tersebut dilakukan oleh Badan Perizinan Kabupaten Bojonegoro mengingat sampai saat ini beberapa proses perizinan seperti pasar desa Ngampel yang jalan ditempat sehingga tidak diperbolehkannya melakukan pembangunan dan sedangkan pesaingnya proyek wahana wisata GoFun dibiarkan terus berjalan sambil menunggu semua perizinan rampung.

"Bukan kami menginginkan GoFun dihentikan tapi semua investor yang masuk harus mendapat perlakuan yang sama," katanya.

Politisi partai Gerindra ini juga mencontohkan selain itu, ada masyarakat Desa Plesungan Kecamatan Kapas Bojonegoro yang mengeluh terkait proses perizinan perpanjangan yang dianggap dipersulit dengan alasan yang kurang jelas.

"Seharusnya tidak ada lagi keluhan masyarakat yang dianggap dipersulit dalam pengurusan izin karena sesuatu hal yang pribadi," tambah Anam.

Sementara itu, Kepada Badan Perizinan Kabupaten Bojonegoro menyampaikan dalam rapat bahwa untuk pasar Ngampel masih ada beberapa persyaratan yang belum selesai yaitu salah satunya terkait tanah yang digunakan adalah tanak kas desa sedangkan terkait keluhan mantan calon Bupati Bojonegoro yang dipersulit dalam mengurus perpanjangan izin dirinya akan mengecek terlebih dahulu. (Ney/Red)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .