Guru Agama Cabul Kepohbaru Menyerahkan Diri

Suara Bojonegoro     Kamis, Juni 02, 2016    

Reporter : Nella Rachma

suarabojonegoro.com - Guru agama di Kecamatan Kepohbaru yang juga merupakan pelaku asusila akhirnya menyerahkan diri kepada aparat kepolisian, NH (53) menyerahkan diri setelah aparat gabungan bersama pemerintahan desa (Pemdes) Ngranggonanyar Kepohbaru pada tanggal 01 Juni 2016 mendatangi rumah adik pelaku di Desa Gunungsari Kecamatan Baureno Bojonegoro. Kamis (02/06/2016).

"Setelah adanya laporan polisi kami langsung menindak lanjuti kasus dan akhirnya kemaren 01/06 pelaku menyerahkan diri," kata Kapolres Bojonegoro AKBP Wahyu Sri Bintoro.

Kapolres menceritakan, sebelumnya setelah adanya laporan pada tanggal 31/05 anggota Satreskrim Polres Bojonegoro sempat mendatangi rumah tersangka yang berprofesi sebagai guru MI Madrasah Ibtidaiyah, di Desa Ngranggonanyar Kecamatan Kepohbaru Bojonegoro namun (NH) tidak berada ditempat dan kabar dari masyarakat pelaku merarikan diri di Kalimantan.

"Namun demikian kita terus melakukan proses penyelidikan sampai akhirnya aparat dibantu Pemdes setempat untuk mendapatkan keberadaan tersangkan" imbuh pria kelahiran Magelang ini.

Wahyu menjelaskan bahwa sampai saat ini baru ada tiga korban yang melapor dari enam korban anak usia dibawah umur sedangkan modus pelaku sendiri adalah mengancam korban dengan tidak meluluskan saat hendak melakukan ujian praktek bagi siswanya.

"Tersangkan sendiri melanggar UU perlindungan anak no 35 tahun 2014 atas perubahan UU RI no 23 tahun 2002 dengan ancaman hukuman paling lama 15 tahun kurungan penjara," tandas mantan Kasubid Paminal Polda Jawa Timur. (Ney/Red)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .