Kapolres Bojonegoro: Cegah Kejahatan Seks Pada Anak

Suara Bojonegoro     Minggu, Juni 05, 2016    

Reporter : Sasmito Anggoro

suarabojonegoro.com - Maraknya kejahatan seksual pada anak di Bojonegoro yang membuat resah sebagian masyarakat, membuat Kapolres Bojonegoro AKBP Wahyu Sri Bintoro, terus mengingatkan agar masyarakat melakukan pengawasan terhadap anak anak dan lingkungan dari bahaya kejahatan seksual yang mengancam.

Dari data yang ada kejahatan seksual dalam waktu dekat yang terjadi di Bojonegoro, dengan korban anak anak dibawah umur jaraknya sangat dekat, dalam 1 bulan terakhir hampir ada 3 kejadian kejahatan seksual pada anak.

"Ini sangat rawan sekali, karena rata-rata korbannya dibawah umur dan masih pelajar, dan pelakunya orang orang yang dekat dengan korban," Kata AKBP Wahyu Sri Bintoro.

Kapolres Mencontohkan kejadian Pelajar Hamil di Baureno, yang korbannya masih pelajar, kemudian Mesum yang ditangkap warga pelaku dan korban adalah mantan murid pelaku, serta pencabulan dengan Korban Muridnya sendiri dan pelakunya adalah guru mereka.

Dijelaskan juga bahwa kejahatan seksual ini menjadi tanggung jawab kita semua masyarakat dan juga orang tua, untuk menanggulanginya dan mengawasi sebelum terjadi tindak kejahatan seksual.

"Pelaku pelecehan seksual kemungkinan besar adalah seseorang yang dikenal, jika pelaku orang asing anak tidak akan mudah percaya pada orang tersebut. Tetapi jika hal tersebut dilakukan oleh orang yang dikenal oleh si anak, maka anak tersebut akan menurut. Pelaku kejahatan seksual pada anak dapat menjadi anggota keluarga, guru, pelatih, atau teman yang terpercaya," Terang Pria Kelahiran Magelang, Jawa Tengah Ini.

Orangtua harus sedikit protektif untuk menjaga anaknya. Buat Anak menjadi terbuka dengan Anda sehingga Anda tahu siapa teman-temannya, siapa yang mengganggunya atau bahkan siapa yang selalu mengajaknya pergi.

Selain itu protektif terhadap perkembangan teknologi seperti gadget juga harus dilakukan dam dan harus mendapatkan pengawasan. Orang tua agar tidak mudah melepaskan gandget terhadap anak dan membiarkan anak membuka link atau situs tanpa mendapatkan perhatian. (Ang*)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .