Komisi A Datangi Balai Besar Bengawan Solo Petakan Tambang Pasir

Suara Bojonegoro     Selasa, Juni 28, 2016    

Reporter : Nella Rachma

suarabojonegoro.com -Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro mendatangi Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Direktorat Jenderal sumber Daya Air Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo, Sukoharjo, Jawa Tengah. Selasa 28/06/2016

"Pertemuan kali ini melanjutkan hasil rapat beberapa waktu lalu dengan aparat kepolisian dan penambang galian pasir di Bojonegoro," kata wakil ketua komisi A DPRD Bojonegoro, Anam Warsito.

Menurutnya, dalam pertemuan tersebut ada pembahasan terkait lokasi mana saja yang diperbolehkan melakukan pengambilan galian c dan lokasi mana saja yang dilarang untuk dilakukan penambangan. Sedangkan untuk ketentuan dan syarat sendiri penambangan galian c harus mendapatkan izin pengambilan dari pejabat yang berwenang yaitu Gubernur/Dinas ESDM provinsi sedangkan khusus untuk pengambilan galian c di sungai dan sekitar bangungan prasarana SDA, harus mendapatkan rekomendasi teknis dari BBWS/BWS.

Sedangkan, lebih lanjut, Anam menjelaskan bahwa untuk yang dilarang yaitu melakukan penambangan di daerah degradasi, tikungan luar, tebing dan bagian-bagian sungai yang kritis serta dibangunan sungai pada umumnya sesuai keputusan Dirjen Pengairan, lokasi penambangan yang berada di sebelah hulu bangunan sungai sekurang-kurangnya berjarak 500 meter dari bangunan yang bersangkutan sedangkan di sebelah hilir bangunan sungai sekurang kurangnya berjarak 100 meter dari bangunan yang bersangkutan, tidak menambang pada kelokan sungai, penambangan kemiringan dasar aliran sungai tidak lebih tajam dibandingkan kemiringan dasar sungai sebelum penambangan.

"Setelah kegiatan penambangan selesai maka material yang tidak terpakai harus dikembalikan dan ada pemasangan papan peringatan tentang peraturan yang mengatur kegiatan usaha pertambangan," tambah politisi Partai Gerindra ini. (Ney/Red)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .