Manfaat Sampah Ditengah Geliat Industri Migas

Suara Bojonegoro     Rabu, Juni 01, 2016    

Reporter : Nella Rachma

suarabojonegoro.com - Di tengah-tengah geliat usaha hulu minyak dan gas bumi (migas) di Kabupaten Bojonegoro salah satunya disekitar Lapangan Sukowati Blok Tuban yang dikelola oleh Operator Joint Operating Body Pertamina Petrochina East Java (JOB P-PEJ)  ada salah satu Desa yang memanfaatkan keberadaan industrialisasi dengan mengelola sampah non organik.

Desa tersebut yaitu Desa Campurejo Kecamatan/Kabupaten Bojonegoro yang merupakan satu-satunya Desa yang berada di tengah Kota Bojonegoro dengan kelebihan kekayaan alam minyak dan gas bumi.

Tidak membuang momentum saat perusahaan asal China datang didaerahnya untuk mengambil potensi alam yang salah satunya berdampak kepada perubahan cuaca yang semakin panas, Campurejo memilih melakukan pengelolaan melalui Bank Sampak yang berada di Desa setempat dari program CSR (Corporate Social Responsibility) tahun 2015 JOB P-PEJ.

"Program ini merupakan kerja sama antara pihak Pemerintahan Desa Campurejo dan operator Lapangan Sukowati Blok Tuban JOB P-PEJ," kata Kepala Desa Campurejo Kecamatan/Kabupaten Bojonegoro, Edy Sampurno.

Kepala Desa yang pernah membawa daerahnya juara pertama katagori Desa bersih tingkat Kabupaten Bojonegoro ini memiliki harapan lain ditengah adanya industri migas ditempatnya yaitu menginginkan kegiatan migas selain berdampak memberikan kontribusi bagi desa juga lebih bermanfaat bagi warganya yang nyata-nyata merasakan dampak dari keberadaan industri migas.

Salah satu penerima manfaat program Bank Sampah, Yasin mengatakan jika dirinya bersama kelompok lainnya mengumpulkan sampah yang dikoordinir langsung di Rukun Tetangga (RT) masing-masing sehingga setiap minggunya pihak desa mudah untuk mengambil sampah untuk dibawa ke Bank Sampah yang berada di utara Balai Desa.

Namun, dirinya juga mengeluhkan susahnya bahan untuk pengelolaan sampah sehingga tidak bisa dipastikan jumlah sampah yang dikelola setiap minggunya namun meski demikian manfaatnya bisa dirasakan masyarakat karena dengan mengumpulkan sampah non organik tersebut warga bisa mendapat uang yang dimasukan dalam buku tabungan. (Ney/Red)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .