Pabrik Pupuk Kujang Belum Pasti Beli Gas Jambaran Tiung Biru

Suara Bojonegoro     Rabu, Juni 29, 2016    

Reporter: Nella Rachma

suarabojonegoro.com -
PT Pupuk Kujang Cikampek (PKC) sampai saat ini belum menemui kesepakatan harga dengan PT Pertamina EP Cepu soal harga jual gas dari Lapangan Jambaran Tiung Biru (JTB). Rabu 29/06/2016

"Sampai saat ini belum ada kesepakatan harga, masih ada selisih harga antara PT PKC dengan Pertamina EP Cepu," kata Direktur Operasi Pertamina EP Cepu, R.P Yudanto saat ditemui di Bojonegoro 28/06.

Menurutnya, yang jelas Menteri ESDM sudah memprioritaskan alokasi gas dari J-TB untuk PT PKC namun jika tidak ada kesepakatan harga antara Pertamina dan buyer dan gas tidak jadi ditampung oleh Pupuk Kujang maka Menteri yang berhak memutuskan untuk memilih buyer lain.

"Jika gagal dengan PT Pupuk Kujang maka bisa diambil buyer lain yang mempunyai kesepahaman harga serta tentunya mendapat persetujuan dari Menteri ESDM. Targer triwulan tiga tahun ini sudah ada deal harga dengan buyer," tambahnya.

Lebih lanjut, sesuai PoD (Plan Of Development) yang sudah disetujui pemerintah harga jual gas Tiung Biru yang ditawarkan oleh PEPC kepada PT Pupuk kujang Cikampek yaitu sebesar US$ 8 eskalasi dua persen per mmbtu sedangkan sampai saat ini PT PKC menginginkan harga yang lebih rendah," apalagi harga tergantung keekonomian proyek karena setiap lokasi proyek gas memiliki harga berbeda" tambahnya.

Yudan juga menjelaskan untuk gas yang dihasilkan oleh Jambaran Tiung Biru nantinya sebanyak 45% akan ditampung oleh Pertamina sedangkan selebihnya saat ini masih diperioritaskan untuk diambil PT Pupuk Kujang Cikampek. (Ney/Red)


Foto: rmol.co

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .