2 Tersangka Korupsi Hibah Sapi Ditahan Kejaksaan

Suara Bojonegoro     Jumat, Juli 22, 2016    

Reporter : Sasmito Anggoro

suarabojonegoro.com - Setelah dilakukan penyidikan dan ekspos terhadao kasus dugaan pidana korupsi akhirnya penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Bojonegoro melakukan penahanan terhadap dua tersangka kasus korupsi bantuan sosial penggemukan sapi.

Mengenai kasus Bantuan sapi dari Dirjen Peternakan ini, sebelumnya hari ini penyidik memeriksa dua tersangka, dan keduanya datang dengan didampingi penasehat hukumnya dikantor Kejari Bojonegoro, Jum'at (22/7/16).

Kasat Intel Kejaksaan Negeri Bojonegoro, M Arifin mengatakan bahwa keduanya sudah ditahan pasca pemeriksaan oleh penyidik dan dititipkan di Lapas Kelas II A Bojonegoro.

"Keduanya langsung ditahan karena sudah cukup bukti," Kata M Arifin saat dihubungi melalui telepon genggamnya.

Kedua tersangka ini adalah Ngudianto (bendahara) dan Erfan (anggota) kelompok ternak di Desa Mori, Kecamatan Trucuk.

Dijelaskan juga bahwa dalam kasus ini ada empat kelompok ternak penerima bantuan pembibitan dan penggemukan sapi. Masing-masing kelompok mendapat dana hibah sebesar Rp435 juta. Uang senilai Rp435 juta itu rata-rata mendapat sapi antara 39-40 ekor, dan sapi bantuan ini tidak boleh dijual lantaran untuk program pembibitan.

"Dari tiga kelompok ternak yang diperiksa itu rata-rata masih utuh. Hanya saja, lanjut dia, banyak sapi yang dititipkan kepada peternak lain," Terang M Arifin.

Temuan dugaan kasus penyelewengan bantuan pembibitan dan penggemukan sapi yang dilakukan kelompok ternak di Desa Mori, Kecamatan Trucuk, setelah dilakukan ekspose, dan Indikasinya, kelompok ternak yang menerima bantuan senilai Rp400 juta tersebut diduga tidak melakukan pengadaan sapi. Dan sapi sapi yang ditunjukan ketika ada surbei adalah sapi milik tetangganya dan dilaporkan 7 ekor mati. (Ang*)

Foto ilustrasi: www.jatimtime.com

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .