87 Guru SMKN 2 Datangi Dipendopo Pemkab Bojonegoro

Suara Bojonegoro     Jumat, Juli 22, 2016    

Reporter : Sasmito Anggoro

suarabojonegoro.com - Sebanyak 87 Guru dan tenaga kependidikan dari SMK (Sekolah Menengah Kejuruan) Negeri 2 Bojonegoro mendatangi Pendopo Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, untuk menyampaikan aspirasi mereka terhadap tindakan dan prilaku Kepala Sekolah mereka, Jum'at (22/7/16).

Hermin Mulyaningsih perwakilan guru SMKN 2
Yang hadir mengatakan bahwa Demi menciptakan kerja yang kondusif dan atas nama tenaga pendidik PNS, PTT dan GTT menyampaikan pernyataan mosi tidak percaya kepada Hidayat Rahman selaku kepala SMKN 2 Bojonegoro dihadapan peserta Dialog Jum'at.

Dalam paparanya, Hermin Mulyaningsih juga meminta Kepala Diknas untuk mengambil tindakan, untuk memindah Hidayah Rahman ke Sekolah lain, karena dianggap membuat keresahan pada dunia pendidikan di SMKN 2.

"Kami mempunyai dasar untuk mosi tidak percaya, seperti sikap arogan Kepala sekolah dalam kegiatan apel pagi dan forum resmi lainnya,"

Hermin juga menyampaikan bahwa ada Peraturan masuk kerja yang tidak sesuai aturan juga menjadikan keresahan pihak guru dan tenaga pendidik, serta penggunaan uang sekolah yang tidak keperuntukan dan memperngaruhi kondisi keuangan sekolah.

Para Guru juga menyampaikan beberapa hal lain dalam Mosi tidak percaya yang dituangkan dalam Surat Mosi tidak percaya. Selain itu juga menyampaikan pernyataan agar segera digantinya Kepala SMKN 2 dengan Kepala Sekolah yang baru.

Sementara itu Rahman Hidayat, kepala SMKN 2 dikonfirmasi melalui SMS (Short Masanger Servis) dirinya membenarkan adanya sejumlah guru yang datang ke Pendopo Pemkab Bojonegoro untuk mengikuti Dialog Jum'at.

Namun ketika dikonfirmasi terkait kegiatan tersebut Rahman Hidayat menyuruh suarabojonegoro.com untuk konfirmasi kepada Sahri dan Mukhlisin dari dinas Pendidikan, "langsung ke Bapak Diknas saja," Kata Rahman Hidayat.

Disampaikan oleh Perwakilan Dinas Pendidikan, Muklisin selaku KB PNFI, bahwa Dinas Pendidikan sudah ada tindakan untuk penanganan persoalan yang ada di SMKN 2 dan juga sudah melakukan Klarifikasi ke beberapa pihak.

"Kita sudah lakukan klarifikasi dan juga pengumpulan data," Kata Mukhlisin. (Ang*)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .