Ada 5 Sekolah Di Bojonegoro Bermasalah

Suara Bojonegoro     Sabtu, Juli 23, 2016    

Reporter : Sasmito Anggoro

suarabojonegoro.com - Wakil Bupati Bojonegoro dalam kegiatan Dialog Jum'at (22/7/16) di Pendopo Pemkab Bojonegoro kemarin, menyebut ada 5 sekolah di Bojonegoro yang terjadi permasalahan dan juga mendapatkan somasi dari pihak Guru maupun komite sekolah. Dan seharusnya menurut Wakil Buoati Setyo Hartono, seharusnya semua Guru-Guru yang sekolahanya bermasalah dengan Kepala Sekolahnya datang ke pendopo.

"Harusnya tidak hanya guru guru SMKN 2 saja yang kesini tapi semua guru guru yang sekolahannya bermasalah atau bermasalah dengan kepala sekolahnya," Kata Setyo Hartono.

Menurut Setyo Hartono ada 5 sekolahan yang dimosi tidak percaya oleh beberapa Gurunya dan juga pihak Komite Sekolah, diantaranya adalah SMT (Sekolah Menengah Terpadu) , SMKN Baureno, SMP Negeri 2 Bojonegoro, SMKN 2 Bojonegoro dan SMPN Kalitidu.

"Kita masih menunggu bagaimana prosesnya dalam penyelesaian oleh Diknas, intinya jangan mengorbankan anak didik," Tegas Ketua Partai Gerindra DPC Bojonegoro ini.

Setyo Hartono juga mengatakan bahwa Dinas Pendidikan Bojonegoro selalu ada masalah dan meminta kepads Kepala dinas Pendidikan Nasional Bojonegoro Hanafi untuk melaksanakan Tupoksinya, "Diknas selalu umek (bermasalah. Red) dan Tolong sampaikan kepada pak Hanafi, untuk melaksanakan tupoksinya dulu," lanjut Wabub.

Selain itu Wabub juga menyinggung beredarnya kabar jika Kepala Dinas Pendidikan Hanafi yang akan mencalonkan Wakil Bupati, dan Wabun juga menyampaikan agar Kerja dulu dan melihat situasi, menurut Wabub kalau ada pejabat mencalonkan Bupati atau wakil bupati harus kerja dulu, karena masih lama yaitu dua tahun lagi.

"Selesaikan seluruh permasalahan karena Jika dalam suasana mengajar tidak kondusif pasti akan ada kerancuan dibidang pendidikan, tolong sampaikan pada pak Hanafi," Ungkap Setyo Hartono.

Dia juga meminta agar Diknas segera menuntaskan 5 Sekolah yang terjadi persoalan untuk lebih cepat sehingga dunia pendidikan di Bojonegoro bisa kondusif.

Sementara itu menanggapi pernyataan wakil Bupati Bojonegoro, Kepala Dinas Pendidikan Nasinal Bojonegoro, Hanafi menanggapi adanya terkait permasalahan di beberapa sekolah dan termasuk SMK (Sekolah Menengah Kejuruan) Negeri 2 Bojonegoro yang ada permasalahan antara Guru-guru dengan kepala Sekolah, Hanafi mengakun sudah menerjunkan tim.

"Kami sudah menerjunkan Tim untuk melakukan pemeriksaan secepatnya, sehingga segera ada hasil dan kesimpulan," Jelas Hanafi.

Disampaikan juga oleh Hanafi bahwa selama ini dirinya sudah melaksanakan kinerja sesuai tugas dan Fungsinya sebagai Kepala Dinas Pendidikan.


"Saya kerja sudah sesuai dengan tupoksi, saya kira, tidak pernah  melaksanakan tugas di luar tupoksi saya," Pungkas Hanafi ketika dikonfirmasi melalui pesan Washappnya. (Ang*)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .