Ada Jembatan Bambu Di Ring 1 Penghasil Minyak

Suara Bojonegoro     Senin, Juli 11, 2016    

Reporter : Iwan Zuhdi

suarabojonegoro.com - Warga disekitar Ring 1 Blok Cepu, tepatnya warga Dusun Rambitan Desa Mojodelik Kecamatan Gayam Kabupaten Bojonegoro, kemaren, Minggu (10/7/16) pagi tengah sibuk bekerja. Gotong royong yang dilakukan untuk membuat jembatan atau membuat jalan alternatif yang melintasi sungai Gandong.

Jembatan yang menghubungkan Desa Mojodelik dan Desa Sedahkidul tersebut, dibangun menggunakan bambu yang ditata rapi dan penghujung jembatan tersebut diberi pasir dan untuk tepianya diperkuat dengan tumpukan sak yang berisi pasir. Dengan panjang 6 x 1,5 meter, warga setempat berharap, jembatan sederhana tersebut bisa dimanfaatkan warga sekitar dalam beraktifitas.

Selain dapat dilalui dengan berjalan kaki, jembatan tersebut juga bisa dilalui roda dua. Salah satu warga sebrang, yakni Didik, pemuda asli Desa Sedahkidul ini ikut mengapresiasi warga Ring 1 Blok Cepu dalam upaya membangun jembatan dengan rasa gotong royong yang tinggi.

"Sebagai warga Sedahkidul, saya mengapresiasi gerakan dari warga Mojodelik yang membangun jembatan sesek tersebut," katanya kepada suarabojonegoro.com.

Masih kata kak Didik, sapaan akrabnya, bahwa selama ini warga Mojodelik yang mempunyai kepentingan atau urusan di Sedahkidul harus memutar, sehingga jalur yang dilalui menjadi jauh, maka dengan adanya jembatan yang terbuat dari bambu ini masyarakat Mojodelik tidak harus lewat Purwosari lagi.

"Selain memudahkan akses jalan antar Desa, jalan ini sering dilewati oleh pelajar yang bersekolah di SMP & SMK di Purwosari, sehingga adanya jembatan semakin mempercepat perjalanan," tandas pemuda yang aktif di Medsos tersebut.

Diharapkan, baik pihak Pemerintah Desa (Pemdes), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, maupun operator Blok Cepu, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) peduli untuk membangun jembatan sesek ini menjadi jembatan permanen yang bagus. (Wan/Red)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .