Berikut Film dalam Negeri yang Bikin Penasaran Pecintanya

Suara Bojonegoro     Rabu, Juli 13, 2016    

Oleh : Heri Kiswanto

suarabojonegoro.com - Film karya anak negeri selalu banyak bermunculan setiap tahunnya. Serta tidak menyurutkan minat bagi pecinta film lokal beranjak dari tempat duduk untuk menyaksikan pemutaran di bioskop terdekat dan tempat pemutaran di Mal-mal, hingga pusat keramaian lainnya.

Meski layar lebar Bollywod menghadirkan film-film yang lebih menarik dan variatif. Pada tahun ini, bermacam genre film dapat anda saksikan, khususnya buatan Indonesia. Diantaranya meliputi komedi, nasionalisme, cinta, bahkan aksi laga yang sayang jika dilewatkan begitu saja.
Inilah daftar film karya dalam negri di tahun 2016 yang harus ditonton :

Rudy Habibie
Kisah masa muda Rudy Habibie sebelum dikenal sebagai teknokrat dan presiden Republik Indonesia Ke-3: BJ Habibie.
Rudy sangat ingin membuat pesawat untuk memenuhi pesan almarhum ayahnya: “menjadi mata air”, menjadi berguna untuk orang banyak. Hal itu harus membuat keluarganya berkorban karena dia harus kuliah di RWTH Aachen, Jerman Barat. Di sana Rudy hidup dalam kondisi terbatas, rasa rindu rumah, dan belajar soal arti persahabatan, cinta, juga pengkhianatan bersama para mahasiswa Indonesia yang baru dikenalnya di sana.

My Stupid Boss
Cerita tentang hubungan kerja antara Boss yang absurd dengan karyawannya. “Bossman” (Reza Rahadian) adalah orang Indonesia yang memiliki perusahaan di Kuala Lumpur. Perusahaannya itu tidak memiliki sistim dan aturan yang jelas. Dan biang kerok dari semua kekacauan itu justru Bossman sendiri. Tapi Bossman memiliki semboyan “Bossman Always Right!”. Dan jika sudah ada maunya harus terwujud. Prinsipnya “Imposible We Do Miracle We Try”. Diana (Bunga Citra Lestari) terpaksa terikat dalam hubungan kerja yang kacau setiap saat.

Aisyah: Biarkan Kami Bersaudara
Aisyah baru lulus sarjana. Ia tinggal di sebuah kampung dekat perkebunan teh yang sejuk dan religius di Ciwidey, Jawa Barat bersama ibu dan adik laki-lakinya. Ayahnya sudah meninggal beberapa tahun yang lalu. Ia ingin menjadi guru. Suatu hari, Ia mendapatkan telpon dari yayasan tempat ia mendaftarkan diri: ia mendapatkan tempat mengajar di lokasi yang tidak pernah ia ketahui, Dusun Derok, Kabupaten Timor Tengah Utara.

Dari awal ia sudah merasa “asing”. Masyarakat salah menganggapnya sebagai Suster Maria, hanya karena sama-sama memakai kerudung. Masyarakat memang mengharapkan kedatangan Suster Maria sebagai guru di kampung tersebut. Kampung terpencil, tanpa listrik dan sinyal seluler. Musim kemarau yang panjang air susah didapat.
Lingkungan yang baru, tradisi yang serba asing dan ruang lingkup religius yang berbeda membuat Asyah gamang. Ada tokoh Pedro (Arie Kriting) yang membuat persoalan keseharian Aisyah sedikit teratasi. Ia harus menghadapi kebencian salah satu muridnya, Lordis Defam. Lewat kepala dusun, Aisyah mengerti bahwa kedatangannya sebagai guru muslim dianggap musuh oleh Lordis Defan yang beragama Katolik.

Koala Kumal
Dika (Raditya Dika) baru saja batal menikah, karena pacarnya, Andrea (Acha Septriasa), selingkuh dengan James (Nino Fernandez). Patah hatinya membuat Dika kesulitan menulis bab terakhir bukunya. Suatu hari, Dika bertemu dengan Trisna (Sheryl Sheinafia), cewek unik yang membuat pandangan Dika terhadap dunia menjadi berbeda.

Dika pun pergi bersama Trisna. Mereka menjadi semakin akrab. Trisna yang berniat membantu Dika menyelesaikan bab terakhir bukunya, menemukan alasannya: Dika masih patah hati. Trisna mencoba membuat Dika berhenti patah hati. Trisna menyuruh Dika melakukan balas dendam kepada Andrea.

ILY from 38.000 Ft
Aletta (Michelle Ziudith) terbang ke Bali untuk berlibur dan bertemu dengan Arga (Rizky Nazar) 20 tahun. Arga adalah mahasiswa sekaligus pencipta program dengan bendera Geography Channel. Arga bertanya berapa lama Aletta liburan. Aletta menjawab, sebenarnya pergi ke Bali bukan untuk liburan kabur dari rumah. “Dari kecil aku dibesarkan oleh orang tuaku. Tumbuh dari air susu ibuku. Tapi, saat aku besar, mereka nggak kasih hal yang paling penting dalam hidupku, yaitu hak untuk memilih dan memutuskan apa yang terbaik untuk hidup aku.”

Hubungan mereka semakin dekat Arga meminta Aletta untuk kembali ke rumahnya. Arga berjanji akan menyusulnya segera ke Jakarta. Namun hingga saat yang dijanjikan Arga tidak pernah hadir. Hari demi hari Aletta selalu menunggu kehadiran Arga tetapi tak kunjung datang.

Sabtu Bersama Bapak
Gunawan memiliki seorang istri, Itje, dan dua anak kecil: Satya dan Cakra. Hidup mereka berubah ketika Gunawan tahu hanya memiliki satu tahun lagi untuk hidup. Gunawan memutuskan, kematian tak boleh membatasinya dari menyayangi kedua anak. Ia membuat banyak rekaman berisikan pesan-pesan untuk kedua anaknya. Setelah Gunawan berpulang, Itje, sang istri memutuskan agar kedua anak dapat bertemu sang bapak satu kali seminggu, setiap hari Sabtu.
Kehidupan Itje, Satya dan Cakra, berlanjut. Satya sudah beristri, Rissa, tiga anak laki. Satya bekerja sebagai tenaga offshore di lepas pantai Denmark. Cakra (30) menjadi deputi direktur di sebuah bank asing di Jakarta dan masih menjomblo. Itje, tetap sendiri menjalankan bisnis warung makannya di Bandung.

Mengikuti pesan sang bapak, Satya terlalu kaku dengan pemikirannya dan berjarak dengan sang istri. Mengikuti pesan sang bapak, Cakra fokus bertahun-tahun menyiapkan materi sehingga lupa bahwa menyiapkan diri untuk mencari pasangan. Itje menyimpan sebuah rahasia, dan tidak ingin kedua anaknya tahu. Sewaktu kecil, mereka tidak menyusahkan Itje, Sekarang, Itje tidak ingin menyusahkan mereka.

Ada Apa Dengan Cinta 2

Cinta dan Rangga yang saling mencintai, terpisahkan 14 tahun lalu. Kini, Rangga dan Cinta mendapatkan kesempatan untuk kembali bertemu. Akankah ini menjadi kesempatan kedua untuk mereka kembali bersama? Apalagi hidup mereka tidak lagi sesederhana dulu.

Jilbab Traveler: Love Sparks In Korea
Rania Samudra (Bunga Citra Lestari), penulis yang gemar bepergian, dijuluki JilbabTraveler oleh para pembacanya. Ketika ayahnya sakit, Rania memutuskan pulang. Namun, sang ayah malah menyuruh  Rania mengunjungi Baluran, alam yang luar biasa indah di timur pulau Jawa, tempat ayah dan ibunya dulu menemukan cinta.

Di tempat itu, Rania bertemu dengan Hyun Geun (Morgan Oey), fotografer asal Korea. Hyun Geun dan sahabatnya, Alvin (Ringgo Agus Rahman), berhasil memaksa Rania untuk memandu mereka ke kawah Ijen. Keputusan itu  membuat Rania kehilangan momen terpenting bersama ayahnya.
Perasaan menyesal mendorong Rania berhenti bepergian.  Ia tidak peduli ketika Hyun Geun yang merasa bersalah mencoba mendekat, bahkan hingga pemuda gondrong itu kembali  ke Korea. Rania tetap bersikeras tinggal di rumah, mendampingi ibunya.

Melihat hal ini, Tia dan Eron, kakak Rania, berinisiatif menjodohkan Rania dengan Ilhan (Giring Ganesha).  Kebaikan hati dan perhatian Ilhan membuat Rania yakin dia akan menerima cinta Ilhan. Tapi, sebuah undangan menjadi peserta Writers in Residence di Gangwon, Korea Selatan, muncul di hadapannya. Bayangan Hyun Geun bermunculan kembali.

Foto : www.clipartpanda.com



© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .