Bojonegoro Bentuk Kampung Pesilat, Inilah Susunan Pengurusnya

Suara Bojonegoro     Minggu, Juli 31, 2016    

Reporter : Nella Rachma

suarabojonegoro.com - Pembentukan paguyuban pelaku silat di Bojonegoro, yang diprakarsai oleh Kapolres Bojonegoro AKBP Wahyu Sri Bintoro dengan tujuan untuk menekan gesekan antar anggota silat dan mewujudkan kerukunan antar anggota silat serta menjadikan para anggota silat sebagai pelaku mitra kamtibmas di Bojonegoro. Minggu (31/7/16).

"Para pesilat ini punya kemampuan bela diri, dan bagaimana kita ruban menset isu isu perselisihan menjadi hal yang guyub bersama sama menjaga lingkungan masyarakat," Kata AKBP Wahyu Sri Bintoro.

Untuk menindak lanjuti program ini, kapolres Bojonegoro akan mengadakan apel Besar untuk para pesilat guna deklarasi kampung pesilat di Bojonegoro dan juga ikrar kampung pesilat yang akan dihadiri masing masing dari anggota silat dari 13 perguruan yang ada di Bojonegoro.

Adapun susunan kepengurusan paguyuban Bojonegoro Kampung Pesilat ini diantaranya adalah Sebagai Ketua adalah Wahyu Subakdiono dari Ketua Cabang Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT), Sekretaris Sasmito Anggoro dari Ketua Cabang Persaudaraan Setia Hati Winongo (PSHW), Bendahara adalah Nur Rohman dari Tapak Suci.

Sementara untuk anggota diantaranya adalah dari masing masing ketua Perguruan yang ada di Bojonegoro yaitu Imam Agus Muhtasom dari Pagar Nusa, Putut Sugiarto dari Kera Sakti, Masrukin dari Rasa, Sutrisno dari Gubug Remaja, Didik P dari Merpati Putih, Budi utomo dari Perisai diri, Witono dari Persaudaraan Bela Diri Rajekwesi,  Budianto dari Asad, Supangat dari Margoluyu, Puji Hartono dari Pencak Organisasi.

Dalam apel besar nantinya akan ada peragaan jurus dari masing masing Perguruan dan juga gerakan jurus tunggal IPSI yang akan dilanjutkan dengan ikrar bersama.

Sebagai penanggung jawab paguyuban ini adalah Dari Kapolres Bojonegoro beserta seluruh Muspida Bojonegoro. (Ney/Red)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .