Booming Pokemon Go, Ini Larangan Kapolres Bojonegoro

Suara Bojonegoro     Senin, Juli 18, 2016    

Reporter : Nella Rachma

suarabojonegoro.com - Akhir-akhir ini permainan ponsel pintar Pokemon Go yang terintegrasi dengan Global Positioning System (GPS) mulai digandrungi masyarakat Bojonegoro, hal tersebut membuat Kapolres Bojonegoro memberikan beberapa larangan kepada gamers. Senin 18/07/2016

"Ada beberapa wilayah yang dilarang untuk menangkap Pokemon ," kata AKBP Wahyu Sri Bintoro.

Menurutnya, beberapa lokasi seperti kantor Pemerintahan, kantor Polisi, Kantor TNI, kantor Badan Usaha Milik Daerah/Negara (BUMD/BUMD), Bank, ATM, Lapas, Terminal, Stasiun Kereta API dan tempat yang menjadi obyek vital negara seperti Lapangan Banyu Urip Blok Cepu.

"Jangan ada yang bermain dilokasi tersebut terutama di obyek vital negara," kata pria kelahiran Magelang ini.

Dirinya juga menambahkan, jika berdasarkan Kepres no 63 tahun 2004 tentang pengamanan obyek vital nasional dijelaskan pada pasal 1 terkait dengan pengertian obvitnas adalah kawasan atau lokasi, bangunan atau instalasi dan atau usaha yang menyangkut hajat hidup orang banyak, kepentingan negara dan atau sumber pendapatan negara yang bersifat strategis.

"Kita akan sampaikan himbauan kepada masyarakat tentang aplikasi Pokemon Go. Jika ada yang bermain dilokasi tersebut masih sebatas teguran saja," tambahnya. (Ney/Red)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .