Buruh Tani Meninggal Di Tabrak Kereta Api

Suara Bojonegoro     Kamis, Juli 21, 2016    

Reporter : Nella Rachma

suarabojonegoro.com - Seorang buruh tani diketahui bernama Sarmi (66) warga Desa Ngadiluwih, Kecamatan Ngasem, Bojonegoro, harus meninggal dunia dengan cara mengenaskan setelah ditabrak kereta api di Desa Sukoharjo, Kecamatan Kalitidu, Kamis (21/7/16).

Dari data yang dihimpun suarabojonegoro.com dilokasi kejadian, pada pukul 15.00 WIB  korban ini sedang mengangkut gabah hasil panen dari sawah, dan akan dibawa ke tepi jalan raya dari area persawahan dengan menggunakan sepeda motor.

Namun ketika korban mengangkut gabah dengan menggunakan sepeda motor dan melintas rel kereta api tanpa palang pintu, karena korban kurang waspada tanpa diketahui ada kereta api sehingga korban tertabrak kereta api beserta aepeda motornya dan terseret sepanjang puluhan meter.

"Korban meninggal setelah ditabrak kereta api dan terseret jauh," Kata Suwarno, warga yang berada di lokasi kejadian.

Korban meninggal dalam kondisi sebagian tubuhnya hancur dan aepeda motornya juga rusak parah akibat ditabrak kereta api tersebut.

Kemudian tak selang beberapa lama pihak kepolisian dari Polsek Kalitidu datang kelokasi kejadian dan melakukan evakuasi terhadap mayat korban. (Ney/Red)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .