Diduga Proyek Siluman Direkomendasikan Berhenti

Suara Bojonegoro     Rabu, Juli 27, 2016    

Reporter : Nella Rachma

suarabojonegoro.com - Proyek pembangunan gedung balai pendidikan dan pelatihan  di Desa Ngumpakdalem Kecamatan Dander, Bojonegoro, yang ditengarai oleh DPRD Bojonegoro ,Jawa Timur anggaranya adalah siluman, akhirnya direkomendasikan dihentikan sementara oleh DPRD Bojonegoro menunggu proses regulasi pembentukan pansus (panitia kusus) yang membahas terkait kasus AKN secara legal. Rabu (27/07/2016).

Hal tersebut disampaikan langsung pimpinan rapat, Sunjani saat mengakhiri rapat yang belum menemukan titik penyelesaian masalah.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Bojonegoro Andik Djandra mengatakan jika saat ini pembangunan gedung balai pendidikan dan pelatihan sudah sampai 2% dengan rencana akan dibangun beberapa ruang yang nantinya digunakan untuk pelatihan.

"Sejak diusulkan di 2015 sudah ada desain dan perencanaan," kata Andik.

Menurutnya, perencanaan bangunan membutuhkan anggaran senilai Rp 96 miliar namun pada tahun ini hanya teranggarkan Rp 52 miliar. Perlu diingat DPU hanya bertugas membangun sesuai RKA (rencana kerja dan anggaran) sehingga setelah bangunan selesai akan diserahkan kepada BPKKD (badan pengelola keuangan dan kekayaan daerah) Bojonegoro.

"Kami membangun karena memang sampai saat ini informasi dari BPKKD bahwa tanah yang dibangun proyek adalah masih tanah milik Pemkab Bojonegoro," tambahnya.

Sementara itu, bukti yang dipegang DPRD Bojonegoro dari pihak Akademi Komunitas Negeri bahwa tanah yang dibangun gedung pendidikan dan pelatihan oleh Pemkab Bojonegoro adalah milik pihak AKN dari hibah. (Ney/Red)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .