Hari Ini Korban Asusila Yang Diangkat Anak Kapolres Bojonegoro Masuk Ponpes

Suara Bojonegoro     Kamis, Juli 14, 2016    

Reporter : Sasmito Anggoro

suarabojonegoro.com - Setelah diangkat anak asuh oleh Kapolres Bojonegoro, Anggrek (16) (Bukan nama sebenarnya. Red) warga Kecamatan Gondang yang menjadi korban asusila kebiadaban Bapak Tirinya, Hari ini dibawa ke salah satu Pondok Pesantren, di Bojonegoro, untuk memulai pendidikannya di Pondok Pesantren.

Bocah perempuan sebatang kara ini diantar oleh Kepala Desa yang didampingi perangkat Desa Sambongrejo, Kecamatan Gondang menuju Polres Bojonegoro, dan kemudian langsung diantar ke Ponpes, Kamis (14/7/16).

"Kami antar anaknya ke Polres dan kemudian bersama sama diantar ke Pondok," Ucap Eko Prasteyo, Kades Sambongrejo.

Anggrek ini sepenuhnya dibiayai dalam pendidikan dan kehidupannya selama di Pondok Pesantren hingga Dewasa nanti oleh Kapolres Bojonegoro, karena sebelumnya Korban sudah tidak mau sekolah karena malu, kemudian Kapolres menawari untuk melanjutkan pendidikannya demi masa depan dirinya.

"Sebelumnya Pak Kapolres bersama ibu datang di Desa kami dan menawarkan pendidikan pada korban, dan setelah dibujuk korban mau menerimanya," Lanjut Eko.

Eko Berharap trauma korban bisa segera terselesaikan dan bisa melanjutkan pendidikan kejenjang yang lebih tinggi untuk masa depannya, serta ungkapan Pemdes Sambongrejo kepada Kapolres dan diharapkan menjadi tauladan bagi pejabat yang lain.

Korban diantar oleh Beberapa perwira Polres Bojonegoro, dan juga Kapolsek Gondang, dan diterima oleh Pengasuh Ponpes, KH Alamul Huda, "Semoga anak ini akan menjadi anak yang sholekah dan berguna bagi masyarakat, agama dan juga masa depannya akan gemilang," Kata KH alamul Huda.

Anggrek ini adalah korban tindakan asusila orang tua tirinya, dan dirinya sempat melaporkan ke Polsek Gondang namun mendengar dilaporkannya Pelaku, kemudian pelaku mengakhiri hidupnya dengan gantung diri, Korban ini ikut pelaku karena pernah menikah dengan ibunya, dan Bapak Kandung korban meninggal lebih dahulu sehingga korban hidup sebatang kara. (Ang*)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .