Ibu Penderita Jantung Bocor Pulang Untuk Melepas Donasi Dari Yayasan Jantung

Suara Bojonegoro     Jumat, Juli 22, 2016    

Reporter : Sasmito Anggoro

suarabojonegoro.com - Pulangnya Erni Hidayati, Ibu Azizah Anggraini (3) penderita Jantung Bocor atau kelainan Jantung ini, yang membawa anaknya dari Rumah Sakit PHC Surabaya, ternyata untuk melepas kerjasama dengan pihak Yayasan Jantung Indonesia (YJI) yang juga akan melakukan operasi untuk putrinya Azizah, Jum'at (22/7/16).

Erni Hidayati, ibu dari Azizah Agraini sempat kebingungan dengan memilih donatur untuk operasi penyembuhan anaknya, dan ketika mendapatkan donatur dari PT Pertamina sempat pulang ketika penderita akan melakukan rawat inap guna proses pemulihan kondisi gizi tubuh Azizah membaik, sebelum dilakukan operasi.

"Kepulangan saya adalah untuk melepaskan status Azizah terlebih dahulu kepada yayasan Jantung Indonesia  wilayah Jawa Timur," Kata Erni saat ditemui suarabojonegoro.com dirumahnya.

Dia juga mengatakan akan meminta ijin dulu dan mengatakan jika tidak pantas ketika menerima bantuan dari PT Pertamina tapi tidak ijin Ke Yayasan jantung Indonesia terlebih dahulu,
Ketika ada pertamina yang menawarkan operasi lebih cepat kepada Putrinya Erni memilih bantuan dari Pertamina, karena Yayasan Jantung masih harua menunggu sekitar dua bulan lagi.

"Pertamina pertama kali menjemput saya  bertujuan untuk mendiaknosa penyakit Azizah tapi di RS.PHC Surabaya,  Azizah dikatakan harus menjalani proses operasi dengan terlebih dahulu menjalani proses rawat inap untuk memulihkan keadaa'an gizi Putrinya," Terangnya.

Sebelumnya Bantuan Pertamina yang akan bersedia menjadi donator untuk pelaksanaan pengobatan terhadap pasien jantung bocor atas nama Azizah Angraini (3) warga kelurahan Kauman, Kecamatan/Kabupaten Bojonegoro dikabarkan ditolak oleh keluarga Pasien.

Erni, ibu Pasien memaksa pulang ketika sudah berada di rumah sakit di Surabaya untuk persiapan operasi Azizah Anggraini, dan ibu korban tetap memilih pengobatan dari yayasan jantung yang sudah berhubungan dengan dirinya.

Namun saat ini Erni mengatakan masih memilih donatur dari PT. Pertamina karena bisa melakukan operasi lebih cepat dibanding yayasan jantung Indonesia. (Ang*)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .