Marak Kejahatan Seks Pada Anak, DPRD Akan Lindungi Dengan Perda

Suara Bojonegoro     Kamis, Juli 21, 2016    

Reporter : Nella Rachma

suarabojonegoro.com - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro segera mungkin akan membuat regulasi terkait perlindungan bagi perempuan dan anak di Kabupaten Bojonegoro. Hal tersebut menindak lanjuti banyaknya kejadian kejahatan seperti kejahatan seksual kepada anak yang akhir-akhir ini menghantui Bojonegoro, Kamis (21/07/2016)

"Segera mungkin, jumlah korban kejahatan perempuan dan anak sudah darurat," kata wakil ketua komisi A DPRD Bojonegoro, Anam Warsito usai mengunjungi rumah korban pembunuhan sekaligus pemerkosaan anak 10 tahun di Desa Pengkol Kecamatan Tambakrejo, Bojonegoro.

Nantinya, regulasi tersebut harus mewajibkan jika tanggung jawab anak adalah juga melibatkan pemerintah sehingga tidak hanya orang tua, lebih lagi pendidikan anak juga akan menjadi tanggung jawab pemerintah sehingga tidak ada lagi anak yang tidak bisa sekolah," mencakup semua tentang perlindungan perempuan dan anak," tambahnya.

Selain itu, anggota Badan Legislasi Daerah ini menambahkan nantinya Pemkab Bojonegoro harus menyiapkan balai rehap bagi korban kekerasan perempuan dan anak sehingga korban kekerasan bisa kembali memiliki masa depan.

"Intinya Pemkab nantinya akan lebih ikut bertanggung jawab," tandasnya. (Ney/Red)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .