Petugas Vaksin Harap Teliti Sumber Pembelian Vaksin

Suara Bojonegoro     Jumat, Juli 01, 2016    

Reporter: Iwan Zuhdi

suarabojonegoro.com - Ditemukanya kasus pemalsuan vaksin oleh Bareskrim Mabes Polri dengan vaksin berjenis BCG, campak, Polio, Hepatitis B dan Tetanus Toksoid, Dinas Kesehatan segera bertindak cepat, mengkroscek keberadaan vaksin palsu di Bojonegoro.

Dikatakan oleh Kepala Bidang Pengendalian Penyakit Dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinkes Kabupaten Bojonegoro, dr. Hernowo, bahwa alur pembelian vaksin di Bojonegoro yang selama ini dilakaukan yakni langsung dari Dinas kesehatan Provinsi Jawa Timur.

"Sebagian besar vaksin diambil dari Dinkes provinsi, kemudian didistribusikan ke puskesmas," katanya, Jum'at (1/7/16).

Saat disinggung, apakah selama ini Dinkes Bojonegoro sudah melakukan inspeksi mendadak di tempat sentra pelayanan imunisasi bayi, Hernowo sapaan akrabnya mengatakan, selama ini pihaknya telah melakukan sidak dilapangan.

"Sudah dilaksanakan," pungkasnya.

Untuk diketahui, vaksin palsu yang ditemukan oleh Bareskrim Mabes Polri diduga sudah menyebar ke seluruh wilayah di Indonesia, untuk itu dalam surat edaran yang ditunjukkan oleh Dinkes Bojonegoro, menghimbau kepada seluruh pelaksana pelayanan imunisasi baik pemerintah maupun swasta untuk memeriksa kembali sumber pembelian vaksin. Serta apabila sumber pembelian vaksin tersebut diragukan, mohon agar vaksin tidak digunakan. (Wan/Red)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .