Warga Tuntut Kompensasi, JOB-PPEJ Nyatakan Anggaran Kompensasi Tidak Ada

Suara Bojonegoro     Kamis, Juli 28, 2016    

Reporter : Sasmito Anggoro

suarabojonegoro.com - (Tuban) - Ratusan warga Desa Rahayu Kecamatan Soko, Bojonegoro mendatangi Kantor Camat Soko, Kecamatan Soko, Tuban, untuk berdialog terkait tuntutan mereka soal kompensasi selama 7 Bulan yang tidak cair untuk warga yang terkena dampak, Kamis (28/7/16).

Dalam dialog antara warga dengan pihak JOB-PPEJ (Join Operating Body - pertamina petrochina East Java) diwakili puluhan warga dan menyampaikan bahwa kompensasi harus cair karena ada dasar, "Selama Dasar belum berubah, ini masih berlaku," Kata Sukisno, Kades Desa Rahayu.

Dia juga meminta agar JOB PPEJ punya niat baik untuk membayarkan kompensasi ini, mereka mengatakan bahwa kompensasi yang di tuntut bukanlah hadiah tapi dampak, sehingga mereka ini menuntut hak mereka.

"Kami mohon manajemen JOB PPEJ aga bisa merasakan dampak secara nyata, karena komensasi ini adalah keajiban ada panas, ada bau, dan ada bising," tambah Sukisno.

Dikatakan pula bahwa sadar atau tidak sadar bahwa JOB PPEJ berada diwilayah Desa Rahayu, sehingga harus benar benar ada perhatian.

Masyarakat meminta kompensasi mulai bulan Januari hingga bulan juli untuk tetap dibayarkan, sementara menurutnya sampai saat ini pihak JOB PPEJ juga tidak ada keputusan apapaun atau penghentian terkait kompensasi.

"Saya kira JOB PPEJ paham, dasarnya apa kog tidak ada pembayaran kompensasi selama 7 bulan ini, karena kajian masih berjalan," Jelas Sukir selaku Kepala Dusun Kayunan.

Warga juga mengatakan kesepakatan juga masih ada dan tidak ada pembatalan kesepakatan, dan jika persoalan anggaran pada tahun2016 tidak dianggarkan, JOB PPEJ dianggap salah, dan warga meminta komitmen dari pihak JOB PPEJ.

"Pak Sugeng selaku Field Manager JOB PPeJ harus bertanggung jawab soal pembayaran kompensasi ini," Jelas Sukir.

Dari penyampaian warga Desa Rahayu ini, ditanggapi oleh Sugeng, selaku Field Manager JOB PPEJ, menanggapi penrnyataan warga bahwa dirinya mengatakan bahwa anggaran kompensasi 2016 tidak ada dan sudah dianggarkan pada tahun 2015.

"Saya bukan tidak mau bayar, cuma karena ada aturan main dan otoritas yang harus diikuti dan dipatuhi," Jelasnya.

Sugeng juga menyampaikan bahwa dirinya juga meluruskan karena ada yang tidak pas, dirinya juga menyampaikan bahwa tugas dan wewenangnya ada keterbatasan.

Dia juga menyebutkan bahwa tidak ada kepentingan pribadi, dan tidak ada anggaran dari pemerintah, "Kalau tidak ada anggaran, kami harus bayar pakai apa," tambah Sugeng.


Akbar Pradima, selaku Field Admin Super itendent JOB PPEJ, juga menambahkan tentang kajian ITS yang disinggung oleh Kepala Desa Rahayu, dan meluruskan bahwa pihaknya tidak pernah bekerja tanpa komunikasi atai informasi terhadap warga Rahayu.

"Kita pernah sepakat untuk menkaji ulang,  dan kami inginnya transparan dan tidak ingin membohongi masyarakat," Jelas Akbar.

Akbar juga siap jika harus dibawa keranah hukum, jika memang ada pelanggaran hukum yang dilakukan pihaknya. Dijelaskan juga Untuk soal kompensasi, jika ada perintah dari pemerintah untuk bayar pasti pihaknya akan membayar.

"Jika kami menghindar dari hasil kajian ITS kami siap dituntut secara hukum, namun kita juga menghargai bahwa dampak adalah soal pemerintah," Terang Akbar Pradima.

Tidak kepastian soal Kompensasi terhadap warga, Warga minta Api Flaring untuk dimatikan, dan tidak usah beroperasi di Desa Rahayu, seperti yang disampaikan oleh Salah satu warga Rahayu Sholikin

Dia juga mengancam akan melakukan aksi unjuk rasa kembali jika tidak ada jawaban dan penyelsaian dari hasil musyawarah dikantor Camat Soko, Tuban.

Semantara Sekdes (Sekretaris Desa) Rahayu Dasim mengatakan bahwa dalam agenda Dialog ini diharapkan bisa mendapatkan jawaban dari Pihak JOB PPEJ, akan tetapi justru menjadi ajang perdebatan antara pihak JOB PPEJ dan warga.

Dalam Acara dialog antara warga dan pihak Manajemn JOB PPEJ ini hadir sebagai mediator Camat Soko, muji Selamet, Kapolsek Soko AKP Yudi Hermawan, Danramil Soko Kapten Inf. Edi Suyanto (Ang*)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .