Akibat Penghadangan Warga, Negara Merugi Ratusan Juta Per Hari

Suara Bojonegoro     Senin, Agustus 22, 2016    

Reporter : Nella Rachma

suarabojonegoro.com - Akibat penghadangan aktifitas moving rig untuk meningkatkan jumlah produksi salah satu operator minyak dan gas bumi (migas) Lapangan Sukowati PAD B Blok Tuban Joint Operating Body Pertaminan Petrochina East Java (JOB PPEJ) oleh masyarakat sekitar berdampak pada kas keuangan negara yang terancam akan kehilangan potensi meningkatkan produksi. Minggu 21/08/2016

Aktivitas moving rig sendiri berada di Desa Ngampel, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro.

Field Administrations Superintenden JOB PPEJ, Akbar Pradima mengatakan jika kegiatan moving rig tidak diizinkan maka artinya negata akan kehilangan kesempatan meningkatkan produksi minyak nasional sehingga berdampak pada penerimaan negara yaitu APBN.

"Karena produksi akan terhambat," katanya.

Kerugiannya sendiri, menurut Akbar akibat penghadangan oleh warga sekitar yaitu mulai dari kerugian untuk sewa rig per hari di luar manpower dan fuel estimasi berkisar antara Rp 70 juta hingga Rp 80 juta.

"Itu belum kerugian di luar tenaga kerja dan fuel estimasi yang harusnya bisa produksi," jelasnya.

Sedangkan, meskipun pekerjaan produksi normal namun pekerjaan well service tidak bisa optimas. Pihak operator kini terus melakukan perawatan terhadap sejumlah sumur minyak yang maish memiliki potensi kandungan minyak untuk menjaga produksi dalam posisi menguntungkan.

"Perbandingan pekerjaan service sumur yang lalu bisa menambah produksi mencapai 500 barel per hari," papar Akbar. (Ney/Red)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .