Aneh ! Enam Fraksi DPRD Bojonegoro Tolak Penyelesaian Dugaan Kasus Penyimpangan APBD Rp 52 Miliar

Suara Bojonegoro     Rabu, Agustus 31, 2016    

Reporter : Nella Rachma

suarabojonegoro.com - Enam Fraksi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro menyepakati tidak melakukan penyelesaian kasus penyimpangan yang melibatkan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Bojonegoro tahun 2016 senilai Rp 52 miliar. Rabu 31/08/2016

Hal tersebut disepakati oleh enam fraksi DPRD Bojonegoro mulai dari Fraksi Golkar, Fraksi Demokrat, Fraksi PAN, Fraksi PKB, Fraksi PPP, Fraksi PKS dari total sembilan fraksi yang ada dengan dipimpin oleh pimpinan rapat Sukur Priyanto. Sedangkan tiga fraksi yang meminta agar membentuk pansus untuk meneruskan pembahasan terkait polemik AKN yang melibatkan APBD senilai Rp 52 miliar hanya Fraksi PDI-P, Fraksi Gerindra dan Fraksi Nasdem Nurani Rakyat.

Dalam paripurna, pimpinan rapat juga langsung menutup rapat dan mengambil keputusan berdasarkan fraksi bahwa pansus penyelesaian masalah AKN tidak dibentuk tanpa mempertimbangankan instrupsi dari anggota DPRD lain.

Menurut ketua fraksi Nasdem Nurani Rakyat Ali Mustofa menyamapaikan jika keputusan dalam paripurna ini adalah cacat hukum tidak sesuai tata tertib yang ada karena suara pembentukan pansus dalam paripurna adalah suara anggota bukan fraksi.

"Akan kami pelajari, jika perlu dibawa ke ranah hukum," kaanya geram. (Ney/Red)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .