Dikepohbaru Warga Beramai-Ramai Tolak Pendirian Masjid

Suara Bojonegoro     Kamis, Agustus 04, 2016    

Reporter : Nella Rachma

suarabojonegoro.com - Ratusan Warga Desa Sugihwaras, Kecamatan Kepohbaru, Bojonegoro menolak pendirian masjid oleh lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) di Desa Setempat, karena menurut beberapa warga, pendirian Masjid diduga dapat menganggu hubungan baik antar warga di Desa Sugihwaras, Kamis (5/8/16).

Akhirnya Warga ini berbondong bondong mendatangi rumah Mat Kasian yang juga anggota LDII, dan meminta untuk tidak mendirikan masjid lagi dengan alasan sudah ada masjid. Sebelumnya kelompok ini akan mendirikan masjid lagi dengan jarak yang sangat dekat dengan masjid yang sudah ada, yaitu berjarak sekitar 100 meter dari masjid yang sudah ada.

"Karena jarak sangat dekat 100 meter yang akan dibangun sudah ada maajid," Kata salah satu Warga yang enggan disebutkan namanya.

Untuk menghindari hal hal yang dapat menganggu keamanan dan kenyamanan warga, mengetahui adanya warga yang secara beramai ramai menolak pembangunan masjid oleh LDII ini Kapolsek Kepohbaru kemudian beserta anggota langsung turun lapangan bersama Kapolres Bojonegoro untuk membantu mediasi antara warga dan kelompok yang akan membangun masjid tersebut.

Pertemuan berlangsung hingga sore tadi dan dipimpin langsung oleh kapolres AKBP Wahyu Sri Bintoro untuk mencari titik temu dari rencana pendirian masjid yang di tolak warga teraebut.

"Masih mediasi mas, jadi kita akan cari solusi terbaiknya," Kata AKP Yasimbang Kapolsek Kepohbaru.

Hingga sore ini Kapolres Bojonegoro masih dilokasi dan juga masih berbicara pada warga serta melakukan sholat jamaah di Masjid desa Setempat. (Ney/Red)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .