DPR-RI Paparkan Pentingnya Menghindari Menikah Usia Dini

Suara Bojonegoro     Senin, Agustus 29, 2016    

Reporter: Nella Rachma

Suarabojonegoro.com -Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Komisi IX Abidin Fikri bersama Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Jawa Timur memberikan penjelasan tentang pentingnya pembangunan remaja berkualitas, di SMK Taruna Kecamatan Balen, Bojonegoro, Sabtu (27/8/2016).

Politisi PDI Perjuangan tersebut mengatakan, generasi berkualitas selain tidak terjebak pada perilaku berbahaya seperti Napza dan seks bebas, juga harus memahami  pentingnya menghindari pernikahan usia dini. Dijelaskan oleh Abidin, usia ideal menikah bagi kaum Adam yakni 25 tahun dan kaum hawa 21 tahun.

Lebih jauh Abidin menjelaskan,  para generasi muda   berkualitas diharapkan mampu mengisi dan mewarnai mewarnai bonus demografi yang akan dihadapi Indonesia.

"Ini adalah upaya menyiapkan generasi muda untuk mampu mengisi bonus demografi dengan mengembangkan kualitas remaja yang sehat,"katanya.


Dalam acara yang dikemas melalui
Dialog interaktif serta pertunjukan seni dan budaya sosial itu, Abidin juga memaparkan data pemuda Indonesia.

"Berdasarkan data UNFPA tahun 2014 bahwa diantara 7,2 juta pengangguran di Indonesia,  71%  diantaranya  adalah  remaja," papar Abidin.

Ia menegaskan, pembangunan remaja berkualitas juga tidak lepas dari peran keluarga. Menurutnya, keluarga memiliki 8 fungsi, yakni fungsi agama, sosial budaya, cinta kasih, perlindungan,reproduksi, edukasi, ekonomi  dan lingkungan.

Peran keluarga mutlak dibutuhkan untuk mewujudkan lahirnya remaja Indonesia yang berkualitas," pungkasnya. (Ney/red)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .