EMCL Tanggapi Hasil Penelitian LPPM Unigoro

Suara Bojonegoro     Selasa, Agustus 16, 2016    








Reporter: Iwan Zuhdi

suarabojonegoro.com - Penelitian yang dilakukan oleh Bidang Penelitian, Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Bojonegoro terkait dampak aktivitas flaring dan lampu penerangan di Proyek Migas Blok Cepu yang dioperatori oleh ExxonMobil Cepu Limited, ditanggapi biasa saja oleh anak perusahaan asal Amerika Serikat tersebut.

Juru bicara dan Humas EMCL di Bojonegoro, Rexy Mawardijaya menanggapinya. Ia mengatakan pihaknya selalu menghargai setiap kajian yang ada, dan terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait.

"Dalam beroperasi, kami mematuhi aturan dan ketentuan yang berlaku termasuk AMDAL, serta mengutamakan keselamatan masyarakat, pekerja dan lingkungan sekitar," katanya kepada suarabojonegoro.com, Senin (15/8/16) malam.

Sebelumnya, melalui Kepala Bidang penelitian LPPM Unigoro Laily Agustina Rahmawati, dalam kesimpulan penelitianya mengatakan Keberadaan flare dan lampu penerangan mengakibatkan peningkatan suhu lingkungan, sehingga tidak sesuai dengan syarat tumbuh tanaman padi.(Wan/Red).

Berita sebelumnya: http://www.suarabojonegoro.com/2016/08/lp2m-unigoro-aktifitas-flaring-dan.html?m=1

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .