Flaring Blok Cepu Pemicu Global Warming

Suara Bojonegoro     Rabu, Agustus 10, 2016    

Reporter : Nella Rachma

suarabojonegoro.com - Proses pembakaran gas suar (flaring) di proyek minyak dan gas bumi (migas) di Lapangan Banyu Urip Blok Cepu mengakibatkan global warming, akibatnya hal tersebut berpengaruh kepada hasil pertanian, hilangnya gletser dan punahnya berbagai jenis hewan. Rabu 10/08/2016

"Banyak sekali dampak flaring Blok Cepu yang jelas sangat merugikan masyarakat sekitar," kata wakil ketua komisi A DPRD Bojonegoro, Anam Warsito.

Menurutnya, beberapa hal yang sudah terlihat nyata dampak dari flaring yaitu kekeringan didaerah pertanian yang berakibat hasil tani, banjir di daerah pertanian, serangan hama sehingga pangan terus berkurang di bagian daerah yang rawan bencana kering dan banjir.

Sementara itu, Dave A Seta selaku External Public and Goverment Affair ExxonMobil Cepu Limited menyampaikan jika pihaknya sudah bekerja sama dengan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) lokal yang ada di Kecamatan Gayam untuk memantau panas flare yang ada di Lapangan Banyu Urip Blok Cepu.

"Data pemantauan bisa menjadi rujukan dan sampai saat masih dilakukan pemantauan," tambahnya kemaren 09/08 saat DPRD Bojonegoro mengunjungi Lapangan Banyu Urip Blok Cepu. (Ney/Red)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .