Inilah Kecamatan Pertama Terapkan OGP Pertama di Bojonegoro

Suara Bojonegoro     Selasa, Agustus 30, 2016    

Reporter --

suarabojonegoro.com - 21 desa di wilayah Kecamatan Kapas sudah mulai menerapkan Open Government Parthnersip (OGP) yang dimulai dengan transparansi penerimaan keuangan yang dikelola oleh desa. Hal ini diawali dengan memasang Banner tentang pengelolaan keuangan yang diterima desa sehingga dapat diketahui khalayak ramai. Hal ini seperti yang disampaikan oleh Sekretaris Camat Kecamatan Kapas, Moh Saipurrohim ketika ditemui Humas , Senin (29/8) tadi diruang kerjanya.

Dijelaskan untuk wilayah Kecamatan Kapas setidaknya 21 desa sudah memasang Banner tentang pengelolaan keuangan yang mereka terima demikian pula tentang pengalokasian anggaran yang diterima. Banner ini dipasang di halaman balai desa dan beberapa titik strategis dimasing masing desa. Ini adalah bentuk implementasi OGP yang saat ini tengah gencar di Lakukan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro. Setiap desa diwajibkan memasang APBDes mereka yang didalamnya memuat ada total pendapatan yang terdiri dari Pendapatan Asli Desa, Besaran penerimaan ALokasi Dana Desa (ADD), "Bagi Hasil Pajak Daerah, Bagi Hasil  Retribusi Daerah, serta penerimaan Dana Desa dan BOSDA," jelasnya.

Tak hanya disisi penerimaan juga dipasang pengalokasian anggaran atau belanja yang didalamnya meliputi beberapa hal antara lain memuat  penyelenggaraan pemerintahan, pemberdayaan masyarakat, pembinaan masyarakat, pelaksanaan pembangunan desa dan pos belanja tidak terduga.

Secara garis besar itu namun didalamnya juga ada penyertaan modal untuk BUMDes. Dengan adanya transparansi ini diharapkan semua warga masyarakat mengetahui keuangan yangd dikelola sekaligus peruntukkannya.

"Ada beberapa desa yang mendapatkan alokasi mencapai lebih dari 1 milyar bahkan menyentuh angka dua milyar lebih seperti Desa Sambiroto Kecamatan Kapas yang mendapatkan pendapatan tertinggi di Kecamatan Kapas mencapai 2 milyar 266 juta 678 ribu 380 rupiah. Lalu ada Desa Ngampel Kecamatan Kapas  mencapai 2 milyar 4 juta 74 ribu 700 rupiah," Terangnya mengakhiri Pembicaraanya. (Hms/Lis)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .