Karena Keluarga Miskin, Jenazah Korban Tenggelam Terlantar Di Kamar Mayat,

Suara Bojonegoro     Selasa, Agustus 02, 2016    

Reporter : Sasmito Anggoro

suarabojonegoro.com - Jenazah korban tenggelam yang ditemukan oleh TIM SAR (Search and Rescue) Sekitar pukul 14.30 WIB siang tadi dan dibawa ke Kamar Jenasah RSUD Sosrodoro Djatikusumo Sejak pukul 15.00 WIB hingga saat ini pukul 17.33 WIB masing belum ada tindakan dan terlantar di kamar jenasah RSUD. Selasa (2/8/16).

Jenazah Korban ini diduga tidak mampu membayar biaya visum di RSUD karena berasal dari keluarga miskin atau tidak mampu sehingga diduga dibiarkan begitu saja tanpa ada tindakan sama sekali dari petugas Jenazah RSUD.

Salah satu Pemuda Ledok Kulon Yusti mengatakan bahwa Jenazah korban tenggelam ini berasal daru keluarga tidak mampu dan tidak di tangani pihak rumah sakit umum, hal itu terjadi setelah Babinkamtibmas, Ledok Kulon yang sebelumnya, sejak membawa jenazah ke rumah sakit dengan keperluan visum, dan meminta petunjuk Modin rumah sakit.

"Namun saat kami bertanya pada modin RSUD tentang bagaimana caranya meminta keterangan biaya, modin RSUD hanya menjawab Dengan kalimat sebentar mas, dan kemudian tidak ada penanganan sampai sekarang," Kata Yusti.

Sampai saat ini jenasah masih di kamar mayat dan belum ada penanganan sama sekali dan justru petugas kamar jenasah meninggalkan jenasah begitu saja dikamar jenasah, "Kami bersama keluarga korban masih menunggu didepan kamar jenasah," Tambahnya.

Rencanaya pemuda Ledok Kulon akan berupaya membantu keluarga korban untuk mendapatkan keringanan biaya visum RSUD dan berharap jenazah segera divisum dan dibawa pulang untuk dilakukan pemakaman.

Kapolres Bojonegoro AKBP Wahyu Sri Bintoro menanggapi soal ini menyatakan bahwa pihaknya akan datang ke RSUD dan akan membawa permasalahan ini pada rapat Koordinasi dengan Pemkab Besok.

"Namun Saat ini tidak usah banyak berfikir tapi kita harus cepat berfikir utk menyelesaikan masalah, Hidup akan indah apabila bermanfaat bagi orang lain," Kata Kapolres yang langsung datang ke RSUD setelah mendapatkan informasi tersebut.

Setelah Kapolres Datang, beberapa saat kemudian, jenazah sudah dapat dibawa pulang oleh keluarganya untuk diteruskan pemakaman, setelah dilakukan Visum, "jenazah sudah bisa dibawa pulang dengan gratis," pungkas AKBP Wahyu Sri Bintoro.

Sebelumnya diberitakan Setelah dilakukan pencarian oleh TIM SAR  (Search And Rescue)  pads Hari kedua pasca tenggelamnya Sumidi atau biasa dipanggil Marwek (41) warga RT 2 RW 4, Kelurahan Ledok Kulon, kecamatan/Kota Bojonegoro, yang sebelumnya diketahui hilang karena tenggelam setelah mencoba berenang untuk menyeberangi sungai Begawan Solo Sore, Senin (1/8/16) kemarin, akhirnya ditemukan, Selasa (2/8/16) di perairan Sungai Begawan Solo, Dusun Jantur, Desa Mulyoagung, Kecamatan Kota Bojonegoro.

Setelah dievakuasi korban yang sudah dalam keadaan meninggal dunia ini langsung dibawa ke RSUD Sosrodoro Djatikusumo untuk dilakukan pemeriksaan oleh Petugas medis dan pihak Kepolisian.

Korban ini sebelumnya pulang kerja dari Desa Sranak, Kecamatan Trucuk, dan dia pulang dengan menyebrangi sungai Begawan Solo dari arah Utara menuju selatan atau arah Rumahnya dengan cara berenang, namun diduga kram Korban langsung tenggelam. (Ang*)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .