Nahkoda bangsa yang lupa akan bangsanya

Suara Bojonegoro     Kamis, Agustus 25, 2016    

Oleh: Khoirul Anam

Suara gemuruh perayaan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia terdengar hingga ke blantika nusantra baik dari desa terplosok hingga perkotaan pun merayap menyambut dan merayakan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik indonesia ke 71, seakan perayaan tersebut hal yang wajib dan tak bisa dilupakan oleh para penumpang dan nahkoda bangsa Ini.

Mulai dari ajang perlombaan yang bergengsi hingga perlombaan sederhana turut serentak terselengara di desa,kecamatan,kabupaten bahkan hingga Provinsi, Semua bertujuan hanya untuk merayakan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia atau yang biasa halayak ramai kenal dengan HUT RI, jika kita lihat dengan Sekilas saja bangsa indonesia adalah bangsa yang hebat dan luar biasa karena setiap Ulang tahunnya bisa menyatukan hingga menampilkan berjuta-juta penampilan di setiap ifent Ulang tahunnya, Jika kita fikir dengan realitanya itu Semua hanya fiktif belaka, karena buktinya masih Banyak penumpang bangsa ini yang belum terkondisikan oleh para awak nahkoda bangsa tapi anehnya para nahkoda elit semakin bangga dan percaya diri bahwa bangsa Ini layak menyandang kata "MERDEKA" Memang saat ini indonesia sudah menyandang predikat merdeka ke 71 Tahun dan kenapa kemiskinan dan kebodohan masih Banyak menyarang dan mengakar di kota kecil bojonegoro ini, Bahkan juga kita yakini hal sama masih terjadi di perdesaan dan perkotaan-perkotaan lain yang ada di indonesia.

Wahai para nahkoda kota kecil bojonegoro dan para nahkoda bangsa indonesia, Memang bangsa ini sudah merdeka tapi kenapa engkau tak perdulikan moral dan ideologi para calon nahkoda kedepan(Generasi emas bangsa) seakan engkau tak dengar akan kabar kondisi mereka yang mulai terkikis ideologinya dan bahkan tergerus moralnya karena adanya Suguhan-suguhan tehnologi dari luar negeri yang engkau biarkan masuk tapi tak ada pengawasanya.

Mau engkau jadikan apa bangsa ini, jika kita selaku penerus nahkoda kedepan(Generasi emas bangsa) sudah tak engkau perhatikan sehingga kemiskinan ilmu dan kemiskinan moral kemiskinan ideologi sudah kita sandang berilah kami sedikit perhatian agar  bangsa ini tak haus akan generasi muda yang cerdas dan produktif, sehingga kedepan jika kami tepilih menjadi penerus anda setidaknya kita sudah Siap untuk berlayar dan menerjang badai air yang tinggi karena persaingan politik yang keras dan persaingan ekonomi yang bebas tanpa ada peraturan.

Maka di Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke 71 Ini, kami para generasi emas bangsa kedepan berharap kepada engkau para awak nahkoda yang sekarang berlayar berilah sedikit perhatian buat kami yang hanya menjadi penumpang dikapal yang engkau nahkodai kami minta selamatkan kami dan ajari kami menjadi nahkoda yang baik dan peduli terhadap penumpang. Sehingga kemiskinan ideologi dan terkikisnya moral para penggawa muda bisa kami urai sehingga bangsa ini Kokoh layaknya bendera merah putih yang berkibar yang diterpa angin.(Rul/Red).


Penulis: Aktivis Penggerak Pemuda Kecamatan Balen

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .