Persoalan Masjid LDII Di Kepohbaru, Warga Minta Agar Tak Digunakan Sholat Jum'at & Id

Suara Bojonegoro     Jumat, Agustus 05, 2016    

Reporter : Sasmito Anggoro

suarabojonegoro.com - Persoalan adanya Masjid atau mushola milik warga LDII (Lembaga Dakwah Islam Indonesia) yang berada di Desa Sugihwaras, Kecamatan Kepohbaru, Bojonegoro, dilakukan mediasi melalui pertemuan, meskipun hingga malam hari yang dihadiri oleh warga, Pihak LDII, Muspika, Kepala Desa dan Kapolres Bojonegoro, di Masjid Baiturohman Desa Setempat, Kamis (4/8/16).

Dari pantuan suarabojonegoro.com dilapangan, Dalam kesempatan tersebut dalam pertemuan yang membahas agar Masjid atau mushola Baitul A'la yang ditempati warga LDII diminta oleh warga agar tidak digunakan untuk menjalankan sholat jum'at atau sholat Id, seperti yang disampaikan Kades Sugihwaras, Sutiono.

"Kami dan Warga meminta agar musholla tersebut tidak digunakan untuk Aholat Jum'at atau Sholat Id, tapu silahkan digunakan ibadah sholat 5 waktu maupun pengajian,"katanya.

Kepala Desa juga meminta dan menyampaikan keingingan warga bisa dipenuhi oleh pihak LDII agar suasana Desa menjadi kondusif, dan warga tidak melarang Warga LDII mengadakan sholat 5 waktu maupun pengajian di Masjid atau Mushola yang dikelola LDII, dan juga agar tidak membuat masjid baru.

"Karena jarak yang sangat dekat, antara masjid Warga serta LDII kalau sholat jum'at bisa bersama sama akan rukun," Tambah Sutiono.

Sementara itu Kapolres Bojonegoro yang datang juga memberikan arahan kepada sekitar 1000 masyarakat yang hadir dan juga warga LDII untuk saling menjaga situasi keamanan dan kerukunan serta menciptakan suasana yang tentram di Desanya.

"Kedatangan Kami kesini agar permasalahan yang ada tidak terjadi kedepannya dan jangan sampai ada salah penafsiran," Jelas Kapolres Bojonegoro AKBP Wahyu Sri Bintoro.

Di hadapan warha dia juga meminta kepada ketua LDII Desa Sugihwaras, bisa menerima permintaan Warga, dan masyarakat juga harus bisa menerima keberadaan warga LDII, sehingga bisa bersama sama me jaga suasana yang nyaman, tentram dan kondusif di Desa Sugihwaras.

"Dengan adanya persoalan ini jangan sampai kita mudah terprovokasi oleh pihak lain yang tidak bertanggung jawab yang ingin situasi tidak kondusif," Tambah Kapolres.

Sebelumnya kapolres juga datang ke warga LDII untuk memberikan pengarahan, serta masyarakat yang lain setelah pertemuan dibalai desa pada sore harinya.

Warga sempat datang ke tempat Ketua LDII Desa Sugihwaras Mat Kasian, untuk menanyakan persoalan masjid atau mushola warga LDII yang dugaanya akan dibangun. (Ang*)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .