Petani Tembakau Menunggu Nasib, Akibat Waktu Tanam Mundur

Suara Bojonegoro     Sabtu, Agustus 20, 2016    

Koresponden: Khozin

suarabojonegoro.com - Petani tembakau di beberapa wilayah di Kecamatan Kabor, Bojonegoro terancam merugi akibat jadwal tanam tembakau yang mundur dari biasanya, dan dipastikan juga akan mengalami kemunduran waktu saat panen tembakau, hal ini diduga akan berdampak mempengaruhi hasil panen dan harga tembakau, Sabtu (20/8/16).

Kemuduran tanam tembakau ini disebabkan cuaca yang tidak menentu, seharusnya tanam tembakau dilakukan pada Mei–Juni, kali ini terpaksa mundur pada Juli–Agustus hal ini membuat petani di wilayah Kecamatan Kanor, Bojonegoro terancam bakal mengalami kerugian. "Harga tembakaupun sampai saat ini juga belum jelas," kata Salah satu Petani Ahmad Rokhim.

Dikatakan pula bahwa saat ini sebagaian petani di Kecamatan Kanor, khususnya yang tak dilewati jalur aliran irigasi, mayoritas sedang menanam tembakau. “Namun saat ini petani yang menanam tembakau tak sebanyak tahun kemarin, beberapa masih menanam padi dan jagung, takut merugi,” katanya.

Ia mengatakan, ketika musim tanam tembakau tidak mundur, tentunya harga tembakau juga akan normal, seperti tahun kemaren, di tahun 2015 harga tembakau mampu mencapai harga Rp 12 ribu /kilogramnya. “Musimnya tak menentu, biasanya Bulan Agustus adalah musim kemarau, namun saat ini masih ada hujan. Ditakutkan akan mengurangi kwalitas tembakau, yang membuat kelelet daun tembakau luntur nantinya, ini mungkin harganya akan murah,” jelas Rokim

Pria satu anak ini, mengatakan, menanam tembakau saat ini seperti orang yang melakukan perjudian, sehingga untung dan rugi masih menjadi tebak-tebakkan. Ditahun 2015 lalu, Rokim membutuhkan modal Rp 3 juta dan dari hasil panennya mendapatkan Rp 10 juta.

“Kita untung Rp 7 juta tahun lalu, saat ini kita pasrah, karena isu terakhir didengar harga tembakau mencapai Rp 10 ribu, itu kalau benar kalau turun gimana, kita pasti merugi,” pungkasnya. (Zin/Red)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .