Tanggapi Demo Warga Ring 1 Blok Cepu, Ini Jawaban Atas Rapat Koordinasi

Suara Bojonegoro     Minggu, Agustus 07, 2016    

Reporter: Iwan Zuhdi

suarabojonegoro.com - Menanggapi tuntutan Warga Mojodelik, pihak EMCL akan berkoordinasi dengan berbagai pihak. Pasalnya, materi tuntutan yang disampaikan pada Minggu (7/8/16) pagi, pihaknya harus berkoordinasi dulu dengan berbagai pihak, seperti Badan Lingkungan Hidup (BLH), dan Dinas Energi Sumber Daya dan Mineral (ESDM).

External Relation Manager EMCL, Dave A Seta, usai menemui para pendemo tadi pagi mengatakan, jika pihaknya akan segera melakukan koordinasi dengan instansi terkait.

Sementara itu, Kapolres Bojonegoro AKBP Wahyu Sri Bintoro mengatakan, sesuai hasil rapar koordinasi, ditiindak lanjuti dengan membuat laporan ke atas, sehingga tim AMDAL baik dari kementerian Lingkungan Hidup, dan Kementrian Pertanian (kementan).

"Segera turun ke Desa Mojodelik untuk melakukan penelitian dan evaluasi di Desa Mojodelik, apakah betul saat ini Desa Mojodelik terjadi hal-hal yang disampaikan masyarakat Mojodelik saat demo," kata Kapolres Bojonegoro.

Kapolres menambahi, pihak EMCL harus melakuka komunikasi yang baik dengan warga Desa Mojodelik."Cek apakah programnya sudah berjalan dengan baik. Laksanakan sosialisasi dengan spanduk, pertemuan-pertemuan terkait dengan ambang batas flare dan sejauhmana tingkat panas flare yang dapat memberikan kompensasi berupa beras kepada warga masyarakat Desa Mojodelik," ujar Kapolres.

"Lakukan secara langsung dengan tidur ditempat warga masyarakat apakah yang dirasakan masyarakat terasa juga oleh tim apabila tidur di pemukiman warga. Progres dan tindak lanjut atas unras warga hari ini agar disampaikan kpd masyarakat," imbuhnya.

Masih kata Kapolres, Ia menganjurkan, segenap Muspika agar terus memantau perkembangan info warga Desa Mojodelik setelah aksi unras, laksanakan deteksi dini dan cegah dini semoga situasi kamtibmas tetap kondusif. Laksanakan kerjasama yang baik dengan kades dan perusahaan.

Untuk diketahui, tuntutan masyarakat Mojodelik saat menggelar demo yakni semakin panas di lingkungan Desa Mojodelik, memburuknya hasil panen di Desa Mojodelik, kebisingan dari suara mesin yang beroperasi, dan Pemerintah harus meninjau ulang Analisis Dampak Lingkungan ( AMDAL ) EMCL tentang lingkungan yang berakibat tanaman milik warga banyak yang mati serta masyarakat merasakan hawa panas yg dihasilkan oleh flare milik proyek EMCL Banyuurip Bojonegoro.(Wan/Red).

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .