Tidak Cukup Bukti, Kasus Gerindra Dihentikan

Suara Bojonegoro     Rabu, Agustus 31, 2016    

Reporter : Nella Rachma

suarabojonegoro.com - Setelah melakukan gelar perkara siang tadi di ruang eksekutif Kepolisian Resor (Polres) Bojonegoro, kasus penggelapan dana partai DPC Gerindra Bojonegoro dengan pelapor saudara Setyo Hartono selaku ketua DPC dan terlapor Anam Warsito selaku sekretaris DPC berbuah SP3 atau surat perintah pemberhentian penyidikan. Rabu 31/08/2016

"Dari hasil gelar perkara, karena tidak cukup bukti maka kasus tersebut dihentikan penyidikannya," kata Kasat Reskrim Polres Bojonegoro, AKP Sudjarwanto.

Sebelumnya, Anam Warsito sempat ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penggelapan dana partai sebersar Rp 200 juta pada Desember 2015. Namun, DPP Partai Gerindra juga sempat memanggil Setyo Hartono yang juga menjabat wakil bupati Bojonegoro dan Anam Warsito yang juga menjabat sebagai anggota DPRD Bojonegoro untuk menyelesaikan permasalahan tersebut yang dianggap adalah masalah diinternal partai.

Sementara itu, terlapor Anam Warsito menyambut gembira terkait informasi yang menyebutkan bahwa hari ini penyidik Polres Bojoneogoro telah melaksanakan gelar perkara dan menerbiykan SP3.

"Sebenarnya saya hari ini di undang oleh penyidik untuk menghadiri gelar perkara tetapi karena di DPRD ada agenda paripurna yang sangat penting sehingga saya ijin tidak bisa hadir," katanya.

Dirinya juga mengatakan sangat mengapresiasi kinerja penyidik Polres yang telah melakukan penyidikan secara profesional sehingga dalam gelar perkara hari ini dinyatakan tidak cukup bukti sehingga di terbitkan Surat Perintah Pemberhentian Penyidikan (SP3) kareana hal tersebut menurutnya adalah bukti bahwa keadilan benar-benar ditegakan oleh aparat penegak hukum. (Ney/Red)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .