Wabup: Warga Boleh Ambil Pasir Dari Begawan Solo, Tapi Harus Sesuai Ketentuan

Suara Bojonegoro     Selasa, Agustus 23, 2016    

Reporter : Sasmito Anggoro


suarabojonegoro.com - Wakil Bupati Bojonegoro Setyo Hartono, dalam sebuah acara sarasehan peningkatan kualitas aparatur yang digelar di Kecamatan Trucuk, Selasa (23/8) pagi tadi, menyampaikan terkait kerusakan alam oleh ulah para penambang pasir yang menggunakan mesin mekanik, sehingga merugikan masyarakat.

Dikatakan pria yang juga ketua Partai Gerindra DPC Bojonegoro ini bahwa masyarakat boleh mengambil pasir disungai Begawan Solo namun harus melalui ketentuan yang diatur oleh pemerintah, "Jadi jangan sembarang mengambil pasir apalagi dengan menggunakan mesin mekanik yang dapat merusak alam sekitar sungai," Kata Setyo Hartono.

Jika memperhatikan ketentuan antara lain tidak boleh menggunakan mesin,selain itu lokasi penambangan dipastikan berada di tempat yang benar jangan sampai lokasi penambanhan berada di daerah yang dilarang dan bisa mengakibatkan kerusakan pada infrastruktur publik.

Dijelaskan Wabup  lokasi penambangan harus jauh dari infrastruktur seperti jembatan atau pemukiman dan yang pasti harus secara tradisional bukan menggunakan mesin. "Harus dipahami bahwa penambangan yang menggunakan mesin memicu kerusakan lingkungan dan daerah sekitar," Ungkap Setyo Hartono.


Dalam kesempatan ini pula, Wabup memuji kebersihan dilingkungan Kecamatan Trucuk yang kini lebih bersih dan indah.dulu terkesan kumuh dengan banyaknya tanaman jati, kini lebih indah dan bersih. "Kita patut meniru kebersihan di kantor polsek atau koramil yang bersih, ibaratnya kantor lintas sektoral begitu bersih maka kantor kita juga demikian," Tambahnya.

Selain itu, Dia juga memuji warga yang pro aktif melaporkan jika ada aktifitas penambangan yang ilegal dan memicu kerusakan lingkungan, hal ini terbukti dimana masyarakat akan melaporkan dan bereaksi jika ada ada pihak yang tetap melakukan penambangan dengan menggunakan mesin.

"Beberapa kali warga kita melaporkan dan mengharap agar pihak terkait menindak tegas mereka yang nekad melakukan pelanggaran," Pungkasnya. (Ang*)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .