Anggota Genk Jancuk Tewas, Akibat Dendam Genk Lain

Suara Bojonegoro     Kamis, September 08, 2016    

Reporter : Sasmito Anggoro

suarabojonegoro.com - (Tuban) - Polisi akhirnya bisa mengamankan tiga tersangka dari aksi pembunuhan yang dilakukan kepada Suprapto (22) Warga Dusun Tlogo, Desa Prunggahan Kulon, Kecamatan Semanding, beberapa waktu lalu saat pentas seni HUT RI ke 71di Dusun Widengan, Kelurahan Gedongombo Kecamatan Semanding.

Korban yang juga anggota Genk Jancuk (Jangan Anggap Neraka Cuman Omong Kosong) meninggal setelah dikeroyok oleh 7 orang akibat dendam antara pelaku dan korban.

Ketujuh pelaku kekerasan ini yakni Siswanto alias Iwan (26) warga Dusun Randubogo Desa Penambangan Kecamatan Semanding, Hendra Nur Rahmad (20) warga Dusun Jarkali, Desa Gedongombo, Kecamatan Semanding, Wahyu Herdiyanto (20) Warga Dusun Jarkali, Desa Gedongombo Kecamatan Semanding, Bakron Warga Desa Karangagung Kecamatan Palang (DPO), Pensil (DPO) dan Muslimin (DPO) keduanya warga Dusun Jarkali Desa Gedongombo Kecamatan Semanding (DPO) dan Ian (DPO) Warga Gang PDI Desa Sugiwaras Kecamatan Jenu.

“Kita berhasil mengamankan 3 tersangka yakni Siswanto, Hendra dan Wahyu dimasing-masing rumahnya”, ujar Wakil Kapolres Tuban, Kompol Arief Kristanto, Rabu (7/9/16).

Kapolres juga menjelaskan Awal kejadian ini bermuka ketika korban yang termasuk anggota geng Jancok datang ke pentas seni di halaman rumah Suroso RT 1 RW 7 Desa Widengan. saat acara pentas dimulai, terjadi perkelahian antara korban dengan ketujuh tersangka yang termasuk geng Laskar Ronggolawe tetapi langsung dilerai oleh Polsek Semanding.

Bersama ketujuh tersangka, korban langsung menuju ke belakang panggung untuk melanjutkan perkelahian, karena kalah jumlah dan ketujuh tersangka juga membawa senjata tajam, korban akhirnya kalah dan mengalmi luka tusuk di dada kiri, di punggung bagian tengah, dibawah telinga kiri dan di pinggang sebelah kiri.

“Korban langsung meninggal di TKP dan langsung dibawa ke RSUD dr. R. Koesma Tuban untuk di visum”, lanjutnya.

Dari hasil penangkapan ketiga tersangka, anggota reskrim polres tuban berhasil mengamankan barang bukti berupa 1 buah pisau kecil, 1 buah celurit, sebongkah batu dan 3 kaos yang dipakai tersangka saat melakukan aksinya.

"Dari pengakuan pelaku mereka nekat memukuli korban karena punya dendam kepada korban, saat joget disetiap acara orkes dandut, korban selalu membuat onar dengan menyenggol tersangka," Pungkas Kapolres.

Akibat perbuatannua ketiga tersangka terjerat Pasal 170 Ayat 2 KUHP dengan ancaman 12 tahun penjara. (Ang*)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .