Banyaknya Daging Qurban Pedagang Daging Ayam Ada Yang Kelimpungan

Suara Bojonegoro     Kamis, September 15, 2016    

Reporter : Lina Nur Hidayah

suarabojonegoro.com - Pada hari ke 4 Hari raya idhul Adha 1437 H masih di rasakan dampaknya oleh pedagang daging ayam dipasar tradisional kota Bojonegoro. Sejak 2 hari lalu mengalami penurunan omset hingga 50 % dibanding hari biasa, hal ini disebabkan karena banyaknya daging sapi dan kambing di hari raya qurban. Kamis (15/9/16).

Sepinya pembeli daging ayam dipasaran menyebabkan harga daging ayam potong turun drastis dari harga Rp35 ribu per kilogram  menjadi Rp27 ribu rupiah perkilogramnya. Sementara, harga daging ayam kampung cenderung stabil berkisar 50 ribu rupiah per ekor ayam.

Seperti yang dirasakan Hajiah salah satu pedagang daging ayam di pasar kota Bojonegoro, ia mengaku bahwa saat hari raya kurban pendapatannya turun drastis. Padahal pada hari biasa pedagang ayam ini mampu menjual daging sebanyak 30 ekor namun untuk saat ini ia hanya bisa menjual daging ayam sebanyak 10 ekor.Sehingga pendapatan harian Hajiah turun drastis dari 1,5 juta per hari menjadi 500 ribu perhari.

“Hari raya qurban dagangan saya sepi soalnya banyak daging sapi dan kambing, biasanya saya bisa menjual 30 ekor tiap hari tapi saat ini hanya 10 ekor daging ayam saja.” Kata Hajiah.

Sementara itu, ada juga pedagang daging ayam di pasar kota bojonegoro yang masih ramai pembeli. Seperti yang dialami Nur Hayati  seorang pedagang ayam yang dagangannya tetap diserbu pembeli meski lebaran idul adha.

“Alhamdulillah mbak meski lebaran dagangan saya tetap laris karena masih banyak pedagang seperti pedagang bakso, warung makanan yang masih membutuhkan daging ayam.”kata Nur Hayati.

Pembeli dipasar tersebut masih tetap memilih  daging ayam sebagai bahan dasar olahan masakan karena memang tidak menyukai daging sapi maupun kambing, seperti yang dilakukan Catur salah satu pembeli dipasar tersebut yang tetap membeli daging ayam ditengah banyaknya daging hewan kurban.

“Saya tetap beli daging ayam soalnya saya tidak suka daging kambing maupun sapi.” Ujarnya. (Ina/Red)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .